Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Kolaborasi Pertamina–Kemenkop Hadirkan PLTS Berbasis Koperasi di Pulau Sembur

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 30 Desember 2025 | 17:48 WIB
Peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pulau Sembur, Batam, oleh Pertamina NRE bersama Kementerian Koperasi.” (Sumber: Pertamina)
Peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pulau Sembur, Batam, oleh Pertamina NRE bersama Kementerian Koperasi.” (Sumber: Pertamina)

RADAR MALIOBORO– Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bersama Kementerian Koperasi meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Galang Baru, Pulau Sembur, Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (21/12/2025). Program ini ditujukan untuk memperluas akses listrik berbasis energi bersih sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat melalui koperasi.

PLTS KDKMP di Pulau Sembur menjadi proyek percontohan pemberdayaan masyarakat berbasis koperasi dengan memanfaatkan energi terbarukan. Kehadiran pembangkit ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan listrik masyarakat pesisir, khususnya nelayan, yang selama ini masih bergantung pada genset dengan biaya operasional tinggi.

Menurutnya, model Koperasi Merah Putih yang terintegrasi dengan penyediaan energi bersih ini diharapkan dapat direplikasi di desa-desa lain, khususnya wilayah terpencil yang masih menghadapi keterbatasan akses listrik.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyatakan bahwa pengembangan PLTS KDKMP merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung transisi energi sekaligus pembangunan berkelanjutan.
“Pertamina tidak hanya membangun pembangkit, tetapi membangun ekosistem. Melalui PLTS yang dikelola koperasi, kami ingin memastikan energi bersih menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat,” kata Simon.

Ia menambahkan, kehadiran listrik berbasis surya di wilayah pesisir diyakini dapat menekan biaya operasional nelayan, memperpanjang masa simpan hasil tangkapan, serta membuka peluang usaha baru di tingkat desa.

Dalam kolaborasi ini, Pertamina NRE berperan sebagai penyedia energi terbarukan yang dapat dioperasikan di wilayah terpencil. Melalui dukungan pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Kementerian Koperasi menargetkan percepatan pembangunan energi terbarukan di hingga 5.000 desa melalui kemitraan dengan Pertamina.

Ferry juga menyebutkan bahwa PLTS di Pulau Sembur Laut ditetapkan sebagai model percontohan nasional. Program ini sejalan dengan amanah Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Koperasi untuk memastikan sekitar 80.000 desa terpencil di Indonesia memiliki akses listrik serta badan hukum koperasi yang kuat sebagai bagian dari agenda pembangunan hingga 2025.

(Alena Mutiara)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Tenaga #listrik #pembangkit #pertamina #Surya