Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Prabowo Dorong Kolaborasi Pendidikan dengan Inggris, 10 Universitas Baru Berstandar Dunia Disiapkan

Magang Radar Malioboro • Rabu, 21 Januari 2026 | 18:15 WIB
Presiden Prabowo siap dirikan 10 Universitas Berstandar Internasional dengan Universitas Inggris.
Presiden Prabowo siap dirikan 10 Universitas Berstandar Internasional dengan Universitas Inggris.

RADAR MALIOBORO - Presiden Prabowo Subianto melontarkan langkah besar di bidang pendidikan tinggi dengan mengajak universitas-universitas terkemuka Inggris untuk terlibat langsung dalam pembangunan 10 kampus baru berstandar dunia di Indonesia.

Gagasan ini disampaikan dalam forum UK-Indonesia Education Roundtable di Lancaster House, London, dan langsung mencuri perhatian karena menyasar percepatan kualitas pendidikan nasional agar sejajar dengan universitas terbaik dunia.

Di hadapan para pemangku kepentingan pendidikan Inggris, Prabowo menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hal baru sepenuhnya.

Sejumlah universitas Inggris sebelumnya telah menjalin kemitraan dengan kampus-kampus ternama di Indonesia, bahkan beberapa di antaranya sudah memiliki kampus di Tanah Air, seperti di Singosari dan Bandung.

Menurut Presiden, kolaborasi tersebut menjadi modal kuat untuk mempercepat lompatan kualitas pendidikan Indonesia, khususnya di sektor digital dan teknologi yang saat ini sangat dibutuhkan.

“Kita ingin mengajak kerja sama nanti, mereka sudah banyak kerja sama dengan UI, Gajah Mada, dengan banyak universitas. Mereka juga sudah punya kampus di kita, ada di Singosari, ada di Bandung, di bidang yang kita butuh, bidang digital, bidang teknologi. Jadi kita ingin mempercepat, kita ingin mengejar, kita harus punya tingkat pendidikan yang setinggi-tingginya, sederajat dengan yang terbaik di dunia,” ujar Presiden Prabowo.

Rencana pembangunan 10 universitas baru ini tidak lepas dari persoalan krusial yang tengah dihadapi Indonesia, yakni kekurangan tenaga medis.

Pemerintah mencatat ketersediaan dokter dan dokter gigi masih sangat minim, sementara jumlah lulusan setiap tahunnya belum mampu mengejar kebutuhan nasional.

Karena itu, universitas-universitas baru tersebut akan difokuskan pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi.

Dalam kerangka besar tersebut, Prabowo menekankan bahwa kualitas menjadi kunci utama.

Ia secara terbuka menyatakan keinginannya agar kampus-kampus baru itu mengadopsi standar pendidikan tinggi Inggris.

Baca Juga: Belajar Bahasa Inggris Mandiri di Rumah, Ini Tipsnya Hanya dengan Gadget!

Hal ini juga termasuk penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dan penerapan sistem akademik yang setara dengan universitas papan atas dunia.

“Saya ingin menggunakan standar Inggris, yaitu standar pendidikan tertinggi dari universitas-universitas terbaik di Inggris,” terang dia.

Tak hanya membangun kampus, pemerintah juga merancang ekosistem pendidikan terpadu dengan menghadirkan rumah sakit pendidikan berstandar internasional di setiap universitas.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tenaga kesehatan, tetapi juga berdampak langsung pada layanan kesehatan nasional.

Dengan adanya fasilitas medis berkelas dunia di dalam negeri, pemerintah menilai potensi penghematan devisa akibat berobat ke luar negeri bisa ditekan secara signifikan.

Para mahasiswa yang diterima di universitas-universitas tersebut direncanakan berasal dari lulusan terbaik dan akan mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah.

Sebelum memulai perkuliahan, mereka akan dibekali pelatihan bahasa Inggris intensif untuk memastikan kesiapan akademik.

Pemerintah juga membuka ruang kerja sama lanjutan dengan lembaga internasional, termasuk dalam hal standardisasi kemampuan bahasa.

Prabowo menegaskan Indonesia terbuka bagi dosen dan profesor asing untuk mengajar, baik secara permanen maupun sebagai profesor tamu.

Menurutnya, kehadiran akademisi global penting untuk membangun atmosfer akademik yang kompetitif dan bertaraf internasional.

Pemerintah menargetkan seluruh persiapan dapat diselesaikan dalam beberapa tahun ke depan, sehingga kampus-kampus baru ini mulai menerima mahasiswa pada 2028.

Jika rencana ini berjalan sesuai peta jalan, Indonesia berpotensi memasuki babak baru pendidikan tinggi, dengan universitas-universitas berstandar dunia yang lahir dan berkembang di dalam negeri, bukan lagi sekadar menjadi tujuan studi di luar negeri. (Raka Adichandra)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pendidikan #inggris #digital #Universitas Baru Berstandar Dunia #teknologi #universitas #Dorong kolaborasi #Kualitas Pendidikan Nasional #presiden prabowo subianto #prabowo