RADAR MALIOBORO - Tim Rescue Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) masih aktif terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Upaya ini dilakukan bersama tim SAR gabungan yang hingga kini terus berjibaku di medan berat lokasi kejadian.
Dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis, DMC Dompet Dhuafa menyampaikan bahwa pada hari keempat pascatragedi, tim fokus menyisir area puncak gunung serta lereng curam. Wilayah tersebut sebelumnya menjadi lokasi ditemukannya sejumlah puing pesawat dan barang milik korban.
Kondisi lapangan disebut masih sangat dinamis dan kerap berubah, sehingga memengaruhi kelancaran proses pencarian dan evakuasi. Medan terjal berpadu dengan cuaca ekstrem menjadi tantangan utama bagi seluruh personel yang terlibat.
"Pencarian di Puncak Gunung Bulusaraung dengan kondisi medan sangat curam, cuaca berkabut tebal, jarak pandang 5–10 meter, disertai angin kencang dan hujan lebat hingga kedalaman area pencarian sekitar 350 meter, sehingga berdampak pada jarak pandang dan keselamatan personel," tulis keterangan tersebut. (Dikutip dari Antara News)
Pada operasi hari sebelumnya, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban perempuan dalam kondisi meninggal dunia. Namun, proses evakuasi belum dapat langsung dilakukan karena cuaca yang tidak memungkinkan.
"Pencarian dilakukan dengan metode rappelling. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban dengan titik koordinat 04°55’50.69″ S 119°44’48.29″ E. Proses evakuasi belum dapat dilaksanakan karena kendala cuaca ekstrem. Evakuasi direncanakan dilanjutkan besok pagi apabila kondisi memungkinkan," lanjut laporan itu. (Dikutip dari Antara News)
Selain terlibat dalam pencarian korban, Tim DMC Dompet Dhuafa Sulsel juga memberikan dukungan layanan kesehatan bagi personel SAR gabungan yang mengalami luka ringan selama operasi. Penanganan awal seperti pembersihan luka, pemberian salep, hingga vitamin dilakukan langsung di lapangan oleh tim medis.
DMC Dompet Dhuafa juga telah mengerahkan sejumlah personel rescue, lengkap dengan ambulans serta dukungan logistik. Fasilitas pendukung seperti tenda dan sepeda motor disiagakan untuk membantu mobilisasi tim di medan yang sulit dijangkau.
Hingga kini, operasi pencarian dan evakuasi masih terus dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel, sembari menunggu kondisi cuaca yang lebih bersahabat.
(Aribah Zalfa Nur Aini)