Trio indie-rock yang terbentuk pada 2016 ini digawangi Angee Sentana (vokal/gitar), Edo Alventa (gitar), dan Akbar Rumandung (bass).
Berawal dari kesamaan minat dalam dunia bermusik saat masih dibangku kuliah, kini Grrrl Gang berkembang menjadi salah satu nama yang diperhitungkan di skena musik independen.
Kepopulerannya membawa mereka menjelajahi berbagai kota di Indonesia hingga sejumlah negara di Asia Tenggara.
Penampilan di SXSW 2026 menjadi momen spesial bagi Grrrl Gang, karena sebelumnya, mereka sempat dijadwalkan tampil di lineup festival ikonik tersebut pada edisi 2020.
Namun batal akibat pandemi Covid-19. Pada 2021, mereka akhirnya tampil secara virtual melalui SXSW Online.
Setelah penantian selama enam tahun, band yang baru saja merilis EP ‘Online 24/7’ itu akhirnya dijadwalkan tampil di Austin pada Maret ini.
Momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus memberi inspirasi bagi perkembangan musik indIE di Tanah Air.
Melalui media sosial, Grrrl Gang mengungkapkan antusiasme mereka untuk tampil langsung di hadapan penonton di Austin setelah penantian panjang selama enam tahun. “AUSTIN, TEXAS see you soon!” tulis mereka dalam unggahan pada Selasa (10/2).
Tak hanya itu, Grrrl Gang juga masuk ke daftar musisi sorotan Rolling Stone dari daftar 100 penampil pertama yang dirilis SXSW untuk edisi ke-40 tahun ini.
Setelah tampil di SXSW, Grrrl Gang akan melanjutkan rangkaian tur Amerika Utara bertajuk “Clocking In at the End of the World”.
Keikutsertaan Grrrl Gang di festival musik bergengsi ini menjadi kebanggaan tersendiri, sekaligus menunjukkan eksistensi dan daya saing musisi indie Indonesia di kancah internasional.
Penulis: Lutfiyah Salsabil
Editor : Bahana.