Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Ini Dia Misteri Lubang Hitam yang Dikatakan Bisa Menyedot Planet Bumi. Penasaran Kan?

Adek Ridho Febriawan • Sabtu, 13 April 2024 - 17:04 WIB
Ilustrasi lubang hitam ‘The balck hole’ dari pusat galaksi Bima Sakti.
Ilustrasi lubang hitam ‘The balck hole’ dari pusat galaksi Bima Sakti.

RADAR MALIOBORO - Lubang hitam atau black hole kerap menjadi misteri, bahkan dikatakan bisa menyedot planet bumi.

Lalu apa sebenarnya lubang hitam itu?

Para ilmuwan menyebut adalah lubang hitam ‘The balck hole’ sebagai sebuah raksasa lembut dan tersembunyi dari pusat galaksi Bima Sakti (Milky Way).

Sekitar empat tahun lalu mereka menyampaikan pandangan untuk pertama kali, hasil kolaborasi dari Event Horizon Telescope (EHT) yang sama yang pada tahun 2019 meluncurkan foto lubang hitam pertama The black hole yang berada di jantung galaksi yang berbeda.

Dengan lubang hitam bernama Sagittarius A*, atau Sgr A, dengan supermasif menarik semua materi yang mengelilingi di dalam gravitasinya.

Terdapat medan magnetik yang tersusun rapi dan memiliki kemiripan dengan medan magnetik yang mengelilingi lubang hitam supermasif di pusat galaksi M87.

Hal ini cukup mengejutkan karena Sgr A* memiliki massa sekitar 4,3 juta kali massa matahari, tapi M87* jauh lebih dahsyat, dengan massa yang setara dengan 6,5 milyar massa matahari.

Peneliti dari University of Hawaii Institute for Astronomy, kemudian kembali menemukan aktivitas lubang hitam yang menyedot seluruh bintang lain.

Terekam dalam sebuah cahaya tampak yang terdapat dari ‘the black hole’.

Peristiwa ini terjadi di galaksi aktif yang melahirkan bintang, NGC 3799, yang terletak sekitar 160 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi bintang Leo.

“Ini bisa memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana lubang hitam supermasif tumbuh dan mengumpulkan materi di sekelilingnya.”

Aktivitas lubang hitam terbaru yang terekam ini cukup dekat dengan planet Bumi.

Jauh sebelum itu, badan antariksa Eropa atau European Space Agency (ESA) menyatakan Integral Science Data Centre (ISDC), Versoix, Swiss merekam ledakan sinar gamma langka pada 17 September 2006.

Ledakan energi yang sangat besar itu memungkinkan para astronom untuk menemukan lubang hitam di Galaksi di tata surya.

Astronom terus memantau dari Integral karena mereka tahu bahwa langit pada panjang gelombang sinar gamma bisa menjadi tempat yang berubah dengan cepat.

“Pusat galaksi merupakan salah satu area yang paling menarik untuk astronomi sinar gamma karena terdapat banyak sekali sumber sinar gamma yang potensial," kata Roland Walter, astronom di ISDC dan penulis utama hasil penelitian ini dikutip dari Bloombergtechnoz.

Editor : Meitika Candra Lantiva
#ilmuwan #Astronom #tata surya #misteri #penelitian #lubang hitam #black hole #galaksi #misteri lubang hitam