Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Menelusuri Empat Tempat Bersejarah Peninggalan Kerajaan Mataram Islam di Jawa

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 9 Oktober 2025 - 19:59 WIB
Tempat bersejarah peninggalan kerajaan mataram islam di Jawa.
Tempat bersejarah peninggalan kerajaan mataram islam di Jawa.

RADAR MALIOBORO - Kerajaan Mataram Islam merupakan salah satu kerajaan besar di Pulau Jawa yang berdiri pada akhir abad ke-16 hingga abad ke-18. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaan di masa Sultan Agung dan meninggalkan banyak peninggalan bersejarah yang masih terawat dan menjadi saksi bisu kebudayaan Jawa Islam. 

Berikut adalah empat tempat peninggalan Kerajaan Mataram Islam di Jawa yang kaya akan nilai sejarah dan budaya.

1. Keraton Kotagede

Keraton Kotagede adalah pusat pemerintahan Mataram Islam yang dibangun sekitar tahun 1575 oleh Panembahan Senopati, pendiri kerajaan. Arsitektur keraton ini memadukan unsur Hindu dan Islam, tercermin dari ukiran dan desain bangunan yang elegan. Selain menjadi tempat tinggal raja, keraton ini juga menjadi pusat kebudayaan yang hidup pada masa itu, memperlihatkan integrasi nilai spiritual dan adat Jawa.

2. Masjid Mataram Kotagede

Masjid kuno yang berada di dalam kompleks mataram Kotagede ini adalah salah satu masjid tertua peninggalan Mataram Islam. Fungsi utama masjid adalah sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan yang erat kaitannya dengan kehidupan kerajaan. Arsitekturnya khas Jawa dengan sentuhan Islam yang kental, menjadikan masjid ini sangat penting bagi warisan budaya dan keagamaan.

3. Keraton Kesultanan Yogyakarta

Setelah pusat pemerintahan Mataram pindah dari Kotagede, Kesultanan Yogyakarta dibangun sebagai kelanjutan dan simbol kerajaan. Keraton ini tidak hanya menjadi tempat tinggal Sultan Hamengkubuwono, tetapi juga pusat pelestarian seni dan tradisi Jawa yang diwariskan dari masa Mataram Islam. Kompleks keraton tetap digunakan untuk upacara adat, ritual spiritual dan kegiatan kebudayaan.

4. Tamansari

Tamansari adalah taman istana yang dibangun pada masa Sultan Hamengkubuwono I sebagai tempat rekreasi keluarga kerajaan. Kompleks ini terkenal dengan Sumur Gumuling, masjid bawah tanah berbentuk lingkaran, serta kolam pemandian kerajaan. Tamansari memperlihatkan kemewahan, seni arsitektur inovatif, dan keindahan alam yang menjadi bagian dari kehidupan istana Mataram Islam.

 Baca Juga: Diduga Terlibat Genosida Gaza, PM Italia Giorgia Meloni Dilaporkan ke ICC

Empat tempat bersejarah tersebut menjadi saksi kejayaan dan kekayaan budaya Kerajaan Mataram Islam yang masih terasa hingga saat ini. Mereka tidak hanya penting secara sejarah, tapi juga sebagai warisan spiritual dan estetika yang terus dilestarikan oleh masyarakat.

(Adessia Miftahullatifah)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kerajaan #mataram #islam