Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Di London Ada Museum yang Pamerkan Keju Berbahan Bekteri Manusia

Trimina Klara • Senin, 4 Desember 2023 | 02:45 WIB
Ilustrasi keju. (website/Halodoc)
Ilustrasi keju. (website/Halodoc)

RADAR JOGJA – Keju adalah produksi olahan dari susu yang difermentasi hingga menghasilkan tekstur beragam. Mulai dari lembut hingga keras.

Keju juga telah menjadi salah satu produk makanan yang mendunia. Selain dijadikan sebagai pendamping hidangan, keju sudah menjelma menjadi bintang makanan di dunia kuliner.


Seperti yang diketahui sejatinya keju terbuat dari susu yang difermentasi dari aktivitas baktei Lactobacillus Bulgaricus.

Namun ada yang berbeda dari keju satu ini yang terbuat dari bakteri manusia.


Museum Victoria dan Albert di London menampilkan keju yang terbuat dari bakteri dari tubuh manusia.

Bakteri ini diambil bukan dari orang yang tidak dikenal, melainkan dari tubuh selebriti.

Pemaeran yang disebut "makanan: lebih besar daripada piring" ini menggunakan artis selebriti terkenal seperti pembuat kue dan penulis kuliner Ruby Tandoh, koki Heston Blumenthal, dan pembuat keju Alex James.


Museum V&A mengadakan pameran ini untuk menghormati dunia mikroba dengan menantang pengunjung untuk melihat keju yang ternyata bisa dibuat dari bakteri yang ada di tubuh manusia.

Namun, keju "manusia" di museum ini tidak boleh dikonsumsi dan hanya ditampilkan dalam pameran.

Pameran ini menunjukkan bahwa bakteri dari manusia memainkan peran penting dalam proses pembuatan keju. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#keju #museum keju di london #hidangan #baktei Lactobacillus Bulgaricus #dunia kuliner #Museum Victoria dan Albert di London