Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Calon Biksu Usia Termuda Delapan Tahun, Tertua 101 Tahun

Naila Nihayah • Senin, 18 Desember 2023 | 04:01 WIB

Photo
Photo


RADAR MALIOBORO -  Kegiatan pelatihan sementara bagi calon biksu diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. yaitu Pabbajja Samanera Sementara di Candi Borobudur yang digelar Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI).


Ketua panitia Pabbajja Samanera Sementara 2023 Fatmawati mengutarakan, peserta termuda berusia delapan tahun. Meski saat pendaftaran, usia minimal adalah 12 tahun. Namun, dia dianggap layak mengikuti Pabbajja Samanera Sementara ini karena lolos serangkaian tes dan bisa mandiri. Sementara usia tertua adalah 101 tahun dari Lampung.

kegiatan ini merupakan bentuk pelatihan pembentukan karakter di internal umat Buddha. Yang berguna untuk memajukan moral dan spiritual. Harapannya, para peserta mampu memberikan inspirasi, teladan moral, dan kontribusi positif lainnya.

Dia menyebut, kegiatan ini dilaksanakan mulai 16-27 Desember 2023. Pelatihan sementara bagi calon biksu ini diselenggarakan untuk menjalankan 75 sila (vinaya) ajaran Buddha. Ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh para calon samanera. Mulai dari penanaman pohon, cukur rambut, hingga prosesi thudong.

Baca Juga: Raffi Ahmad Akan Bangun Beach Club Seluas 10 Hektare di Kawasan Pantai Krakal Gunungkidul

Penanaman pohon, kata dia, dilakukan sebagai upaya turut melestikan alam di kompleks Candi Borobudur. Untuk pemotongan rambut mengandung makna setiap calon samanera harus melepaskan keduniawian. Dengan melepaskan makhota yang paling berharga di kepalanya. "Yaitu rambut, alis, dan kumis," ujarnya di sela kegiatan, Minggu sore (17/12).

Para orang tua dan perwakilan keluarga memang sengaja diundang untuk membantu pemotongan rambut. Maknanya, mereka secara ikhlas melepaskan anak, suami, atau orang tuanya untuk mengikuti kegiatan ini.

Baca Juga: Berbahaya ! Ini Dia Dampak Buruk Bagi Tubuh Jika Terlalu Sering Begadang

Fatmawati menyebut, selama mengikuti pelatihan ini, setiap calon samanera hanya memiliki dua jubah atau dua lembar kain yang dililitkan di tubuhnya sebagai pengganti baju. Ketika kotor, mereka bisa mencucinya dan memakai jubah lainnya. Begitu pula di hari-hari berikutnya.

Selain itu, para calon samanera mengikuti pradaksina dan upacara pentahbisan pabbajja samanera pada Selasa (19/12). Namun, sebelum pentahbisan, mereka dilatih bagaimana duduk dengan baik dan benar, berdiri, memberi hormat, serta berlatih membaca paritta.

Baca Juga: Jika Tak Biasa Nyebul Malah Batuk-Batuk

Kemudian, pada Rabu (20/12), para calon samanera mengikuti prosesi pindapatta. Lalu, ada candle light, sangha dana, dan penerbangan lampion pada Sabtu (23/12). Diakhiri dengan prosesi thudong dari Candi Ngawen menuju Candi Borobudur serta tabur bunga pada Rabu (27/12). Selain itu, mereka akan mendapatkan pendalaman soal Dhamma.

Sementara itu, peserta tertua bernama Yasani mengaku, sudah pasrah dengan takdir yang bakal menjemputnya nanti. Sehingga dia memiliki mimpi untuk datang ke Candi Borobudur sebelum meninggal. "Ibaratnya saya siap meninggal setelah dari sini," papar kakak 101 tahun itu. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia #Pabbajja Samanera #Calon Biksu #candi borobudur #sementara