RADAR MALIOBORO - Nama seseorang keturunan darah biru memiliki gelar tersendiri.
Gelar ini biasanya dicantumkan mengawali nama depan. Bahkan sematan gelar darah biru tak jarang lebih panjang dibandingkan nama tokoh itu sendiri.
Di Keraton Yogyakarta misalnya.
Sejumlah gelar kebangsawanan tersemat pada keluarga, keturunan, dan kerabat Keraton Yogyakarta.
Gelar tersebut menandakan posisi atau kedudukannya di keluarga keraton.
Adapun pembagian gelar didasarkan pada gender, urutan keturunan, status pernikahan, dan status kelahiran.
Bahkan hingga saat ini, gelar tersebut masih dipakai oleh keluarga kerajaan.
Dikutip dari buku 'Nama dan Gelar di Keraton Yogyakarta' (2004) yang Ditulis oleh Sulistyowati, berikut rinciannya !
Gelar keturunan raja untuk anak laki-laki :
- Gusti Raden Mas (G.R.M.), gelar untuk putra sultan dari istri permaisuri yang belum menikah. Sesudah menikah, gelarnya berubah menjadi Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH)
- Gusti Bendara Raden Mas (G.B.R.M.), gelar untuk putra sulung raja dari istri selir yang belum menikah. Sesudah menikah, gelarnya berubah menjadi Gusti Pangeran Harya (GPH).
- Raden Mas (R.M.), gelar untuk cucu, cicit, dan piut raja.
- Gusti Bendara Pangeran Harya (GBPH), sama dengan gelar GPH. Gelar ini mulai ditambahkan pada masa Sri Sultan HB IX.
- Raden Bagus (R.Bg.), merupakan gelar untuk anggas raja dan keturunan seterusnya yang belum menikah.
- Raden (R.), gelar untuk anggas raja dan keturunan seterusnya yang sudah menikah
Gelar keturunan raja untuk perempuan :
- Gusti Raden Ajeng (G.R.A.), gelar untuk putri raja dari istri permaisuri yang belum menikah. Sesudah menikah gelarnya berganti menjadi Gusti Kanjeng Ratu (GKR).
- Gusti Bendara Raden Ajeng (G.B.R.A.), gelar untuk putri sulung raja dari istri selir yang belum menikah.
- Gusti Bendara Raden Ayu (G.B.R.Ay.), gelar untuk putri sulung raja dari istri selir yang sudah menikah.
- Bendara Raden Ajeng (B.R.A.), gelar untuk putri bukan sulung raja dari istri selir yang belum menikah.
- Bendara Raden Ayu (B.R.Ay.), gelar untuk putri bukan sulung raja dari istri selir yang sudah menikah.
- Raden Ajeng (R.A.), gelar untuk cucu, cicit, dan piut raja yang belum menikah.
- Raden Ayu (R.Ay.), gelar untuk cucu, cicit, dan piut raja yang sudah menikah.
- Raden Rara (R.Rr.), gelar untuk anggas raja dan keturunan seterusnya yang belum menikah.
- Raden Nganten (R.Ngt.), gelar untuk anggas raja dan keturunan seterusnya yang sudah menikah.