RADAR MALIOBORO - Pantai Ngobaran Jogja, destinasi wisata dengan suasana yang menyerupai pantai-pantai yang ada di Bali. Pantai Ngobaran Jogja terletak di Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul.
Dari Kota Jogja, wisatawan harus menempuh perjalanan menuju arah Tenggara dengan menempuh jarak sekitar 52 Kilometer. Dengan estimasi waktu satu setengah jam.
Tak perlu khawatir, akses jalan yang baik menuju ke lokasi destinasi dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua, roda empat maupun bus pariwisata yang tersedia.
Hanya dengan membayar Rp 8 ribu per orang ke tempat pemungutan retribusi pariwisata setempat, wisatawan dapat menikmati pesona Pantai Ngobaran sekaligus mengabadikan momen-momen indah.
Pantai Ngobaran dikenal dengan adanya tempat peribadatan umat Hindu dan tebing-tebin dari batuan karst.
Selain menikmati indahnya destinasi laut Jawa dengan ombak yang mengikis karang, tidak sedikit wisatawan mengabadikan momen dengan melakukan foto prawedding dengan latar bangunan-bangunan umat Hindu yang menyerupai Bali.
Tak hanya itu saja, Pantai Ngobaran dilengkapi dengan spot-spot foto yang sangat cocok untuk dokumentasi pribadi atau bersama keluarga.
Meski begitu, Pantai Ngobaran bukanlan tempat yang direkomendasikan untuk berenang dikarenakan arus ombak yang cukup keras yang dapat membahayakan keselamatan pengunjung.
Mahasiswa asal NTB Naufal Sanji mengatakan, pertama kalinya ia melihat Pantai dengan suasana yang sangat mirip dengan Bali. "Bangunan Pura dan spot-spot foto sangat menyerupai Bali, apalagi dengan tebing yang tinggi, saya dan teman-teman bisa melihat indahnya pantai dari ketinggian," ujar Naufal saat ditemui, Jumat (12/1).
Bahkan menurutnya, spot-spot foto yang disediakan juga relatif murah, hanya dengan membayar Rp 3 ribu per orang, dirinya dapat mengabadikan momen kebahagiaan bersama teman-temannya.
Jajanan kuliner yang disediakan sangat beragam dengan harga yang relatif murah, sehingga dia mengaku untuk berlibur ke Pantai Ngobaran tak memerlukan uang banyak.
Pedagang Pantai Ngobaran Iswanto mengatakan, kepadatan pengunjung biasa terjadi pada hari sabtu dan minggu. "Tapi kalau libur panjang atau hari-hari tertentu biasanya ramai," ujarnya.
Meskipun demikian, Iswanto menyebut, banyak tempat yang bisa dikunjungi di Pantai Ngobaran, mulai dari bangunan yang berada di tebing ataupun sekedar menikmati arus laut di pinggir pantai. Pantai Ngobaran juga dilengkapi mushola bagi wisatawan yang hendak melakukan ibadah dengan tersedianya air tawar untuk berwudhu.
Diketahui, Pantai Ngobaran menjadi salah satu tempat masyarakat Jawa mengadakan ritual-ritual adat ketika malam satu suro atau hari-hari tertentu. (cr6/pra)