RADAR MALIOBORO - Sepeda menjadi salah satu transportasi yang paling ramah lingkungan.
Keberadaannya yang cukup dikayuh tanpa memerlukan bahan bakan mampu menjaga bumi dari polusi.
Dengan bersepeda dapat menjaga kebugaran tubuh, serta badan menjadi lebih sehat.
Di sejumlah negara, sepeda menjadi salah satu transportasi utama seperti contohnya di negeri kincir angin.
Di sana sepeda masih menjadi transportasi utama dan banyak orang yang menggunakan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari.
Selain dapat berkontribusi untuk mengurangi polusi udara, juga membuat tubuh menjadi sehat, sepeda juga dapat mengatasi kemacetan.
Terlebih sejak pandemi Corona Virus melanda Indonesia bahkan dunia pada tahun 2020.
Banyak orang di seluruh dunia terutama di Indonesia mulai menekuni hobi ini dengan alih-alih untuk berolahraga.
Terlepas apakah mereka hanya sekedar mengikuti tren atau memang benar-benar ingin sehat dari sepeda.
Nyatanya sepeda ini sudah menjadi hobi untuk bisa membuat sehat, untuk yang suka bersepeda dan hobi bersepeda agar sehat, mungkin harus berterima kasih kepada penemu yang satu ini, Yakni Karls Drais.
1. Kilas Singkat Siapa itu Baron Karls Drais ?
Dilansir dari laman gramedia.com, Baron Karls Drais Von Sauerbronn merupakan seorang yang berasal dari jerman Baron diklaim sebagi salah satu orang yang menyempurnakan velocipede atau sepeda.
Pada tahun 1818, Karls membuat sebuah alat transportasi roda dua yang ditujukan untuk menunjang efisiensi kerjanya.
Karl Drais adalah orang yang menemukan sepeda, ia memulai perjalanan pertamanya menggunakan sepeda buatannya pada tanggal 12 juni tahun 1817.
Berangkat dari kota Mannheim menuju ke kota Schwetzingen Relais Haus.
Lalu melanjutkan perjalanan dari kedua kota tersebut menuju kota Branden pada tahun 1817.
Pada saat itu, semua masyarakat belum mengenal sepeda.
Kemudian Karl Drais dilaporkan bisa menemukan alat transportasi yang melaju dengan cepat dengan kekuatan manusia dibandingkan.
Kecepatan alat transportasi ini lebih cepat dari jalan kaki, bahkan setara dengan alat transportasi tradisional seperti dokar ataupun andong, yang ditarik binatang.
Berkat dari penemuannya itu, nama Karl Draisdan menjadi bersinar.
Ia memamerkan hasil perjalanannya dengan sepeda ciptaannya itu.
Sepeda yang dinamakan Karl itu pun diliput banyak media.
Pada saat itu, media yang masih populer adalah koran, jadi penemuan dari Karl drais ini dimuat dikoran lokal Jerman pada tahun 1817.
Dimana Karls mulai menamai ciptaannya tersebut dengan sebuatan nama Draisienne, akan tetapi seiring berjalannya waktu penemuan dari Karls Drais ini tidak bertahan lama, karena setelahnya ada berbabgai merek sepeda yang muncul dengan keunggulannya masing-masing.
Munculnya transportasi sepeda pada zaman dahulu, hampir sama dengan kemunculan transportasi pada zaman sekarang, yang mana hanya orang-orang tertentu saja yang bisa memilikinya.
Kemudian pada tahun 1960-an seiring berkembangnya teknologi, waktu, dan zaman sepeda mulai perlahan bergeser, sebab pada tahun berikutnya muncul alta transportasi lain yang lebih modern, yaitu sepeda motor dan juga mobil. (Bayu Prambudi)
Editor : Meitika Candra Lantiva