Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Makhluk Mitologi: Asal-usul Rawa Pening dari Seekor Naga Bernama Baru Klinting

Tastabila Maika Warditya • Kamis, 15 Agustus 2024 | 17:48 WIB

Ilustrasi Rawa Pening, danau indah yang ternyata pembalasan seekor naga.
Ilustrasi Rawa Pening, danau indah yang ternyata pembalasan seekor naga.


RADAR MALIOBORO - Di daerah Jawa Tengah, lebih tepatnya Kabupaten Semarang, terdapat legenda yang diceritakan secara turun temurun.

Legenda ini merupakan asal-usul dari salah satu destinasi wisata yang populer di Semarang, yaitu Rawa Pening.

Legenda ini berasal dari seorang wanita bernama Endang Sawitri yang terkena kutukan sehingga melahirkan anak berwujud naga yang akhirnya dinamakan Baru Klinting.

Sungguh terkejut Endang Sawitri saat melihat wujud anaknya yang tidak biasa, namun Endang Sawitri hanya bisa pasrah oleh keadaan.

Saat Baru Klinting telah tumbuh menjadi anak-anak, dia memutuskan untuk pergi bertapa agar kutukan ini musnah dan wujudnya bisa berubah menjadi anak-anak pada umumnya.

Ia pun diminta untuk mengitari Gunung Telomoyo guna melepaskan kutukannya, namun nasib buruk tak lama menimpa dirinya.

Pada saat itu tempat yang dipakai bertapa oleh Baru Klinting merupakan area warga desa untuk berburu.

Kebetulan saat itu akan diadakan pesta hasil panen. Warga desa yang sedang mencari buruannya pun tidak menemukan hewan sama sekali, namun tidak disangka tubuh bagian ekor Baru Klinting dipotong untuk dijadikan santapan tanpa melihat keseluruhan tubuhnya.

Baru Klinting yang sedang bertapa pun menjelma menjadi anak kecil untuk datang ke tempat pesta tersebut.

Di sana Baru Klinting mencoba untuk menguji warga desa dengan cara meminta sedikit makanan yang tak lain adalah ekornya sendiri.

Namun, warga desa malah mengusirnya karena melihat penampilan Baru Klinting yang lusuh, terluka dan bau amis.

Baru Klinting pun menancapkan sebuah lidi ke tanah, ia pun kemudian menantang warga untuk menarik lidi tersebut.

Tetapi tidak ada satupun warga yang berhasil menarik lidi tersebut, karena yang bisa menariknya adalah Baru Klinting.

Ketika lidi tersebut ditarik olehnya, muncul percikan air yang lama-lama menjadi percikan yang besar.

Masyarakat yang melihat keanehan tersebut pun mulai panik karena percikan air tersebut mampu membanjiri desa.

Sayangnya tidak ada warga yang selamat, semuanya tenggelam dan air tersebut membentuk sebuah rawa.

Karena airnya yang bening, rawa ini pun diberi nama sebagai Rawa Pening.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#makhluk mitologi #legenda #rawa pening #Baru Klinting #destinasi wisata #Mengenal #Kabupaten Semarang