RADAR MALIOBORO - Apa yang pertama kali terbesit dalam pikiran anda ketika mendengar karpet merah?
Tentu saja anda akan membayangkan suasana glamor dan mewah dengan publik figur papan atas berjalan diatasnya.
Ya, karpet merah menjadi simbol kehormatan bagi orang yang memiliki status sosial terhormat, warna merah menggambarkan kemewahan, kekuasaan, dan gairah.
Secara psikologis, warna merah memiliki hubungan yang erat dengan status tinggi dan otoritas.
Hal inilah yang membuat banyak bangsawan menggunakan karpet merah dalam acara eksklusif.
Dalam aspek historis, karpet merah pada zaman dahulu dibuat menggunakan bahan yang mahal, seperti serangga cochineal yang amat susah dicari sehingga hanya orang tertentu yang dapat berdiri di atas karpet tersebut.
Namun tahukah kamu kapan pertama kali karpet merah digunakan sebagai lambang penghormatan?
Sejumlah sumber menyebut karpet merah pertama kali disebutkan dalam mitologi Yunani.
Agammeon yang berkuasa pada tahun 458 SM memenangkan perang Troya.
Sang istri, Clytemnestra yang mengetahui perselingkuhan suaminya dengan Cassandra memerintahkan untuk menggelar karpet merah untuk menyambut sang suami sebagai jebakan.
"Jadikan semua tanah menjadi merah / Di mana kaki-kaki itu lewat; dan keadilan, gelap dahulu kala, / Rumah menerangi dia ke perapian yang tidak dia cari," perintah Clytemnestra.
Penggunaan karpet merah dimaksudkan sebagai simbol perjalanan suaminya menuju kematian.
Pada saat itu, orang yang berjalan di atas karpet merah dianggap angkuh karena dianggap menyaingi kekuatan para dewa, Agammeon lantas terbunuh seusai kembali dari perang Troya.
Meskipun diawali dengan sejarah kelam, hingga saat ini karpet merah masih tetap populer dipakai sebagai lambang kehormatan.
Dalam dunia nyata, Presiden Amerika Serikat ke-5 tercatat sebagai presiden yang menggunakan karpet merah.
Sebuah dokumen memperlihatkan James Monroe turun dari perahu saat kunjungannya ke Carolina Selatan pada tahun 1821.
Saat itu, Monroe disambut upacara dengan karpet berwarna merah.
Karpet merah kemudian eksis digunakan dalam dunia transportasi.
Sementara itu, dalam dunia artis, Karpet merah diketahui pertama kali digunakan oleh Sid Grauman ketika pemutaran perdana film Robin Hood tahun 1922.
Karpet merah mulai digunakan dalam ajang penghargaan oscar pada tahun 1961.
Karpet merah digelar di depan Dolby Theatre untuk menyambut tamu undangan.
Sejak saat itu, karpet merah menjadi lambang glamor dan kemewahan dalam dunia artis. (Sulthan Zidan)
Editor : Meitika Candra Lantiva