RADAR MALIOBORO - Kericuhan antar organisasi masyarkat (Ormas) kembali terjadi di Blora, Selasa (14/1/2025) siang.
Kericuhan ini disebabkan ketegangan yang terjadi antar kedua belah pihak.
Pemuda Pancasila (PP) mendatangi markas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) pada selasa (13/1/2025).
PP menolak keberadaan GRIB di Blora dan menuding pendirian GRIB di Blora ilegal karena tidak mengantongi surat izin.
Keesokan harinya, oknum GRIB melakukan penghadangan terhadap pengendara motor yang terafiliasi dengan ormas Pemuda Pancasila di perempatan Karangjati.
Penghadangan tersebut lantas memicu tawuran antar kedua belah pihak.
Pihak polisi dan TNI langsung turun tangan membubarkan massa.
Selain bentrokan di daerah Karangjati, kedua ormas juga rusuh di desa Klokah, Kecamatan Kunduran.
Akibat bentrokan ini, anggota kedua ormas banyak yang mengalami luka-luka dan harus dibawa ke rumah sakit.
Sejarah Pemuda Pancasila
Pemuda Pancasila merupakan ormas yang sudah populer di kalangan rakyat Indonesia.
Ormas ini didirikan oleh Jenderal Abdul Haris Nasution pada tanggal 28 Oktober 1958.
pada awal mula pendirian ormas, PP merupakan sayap pemuda dari Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia.
Tujuan awal pendirian ormas ini adalah mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara di tengah perkembangan Partai Komunis Indonesia (PKI) saat itu.
Pada kongres Pemuda Pancasila tahun 2001, Organisasi ini berubah haluan menjadi organisasi masyarakat independen dan tidak berafiliasi dengan partai manapun.
Pemuda Pancasila kemudian aktif di berbagai kegiatan dengan tujuan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa di tengah masyarakat Indonesia.
Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu
Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu merupakan ormas yang terbilang muda di Indonesia.
Ormas ini didirikan pada tahun 2011 oleh Rosario de Marshal, atau yang sering dikenal dengan Hercules.
GRIB aktif mengadakan kegiatan di masyarakat baik dalam bidang ekonomi, kesehatan dan politik.
Ormas ini dikenal memiliki kedekatan khusus dengan Presiden RI, Prabowo Subianto.
GRIB selalu memobilisasi dukungan untuk prabowo pada Pilpres 2014, 2019, dan 2024. (Sulthan Zidan)