Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Sejarah Nama Jakarta: Dari Sunda Kalapa hingga Batavia

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 15 Mei 2025 | 21:27 WIB
Bundaran HI, DKI Jakarta (Foto: Pinterest)
Bundaran HI, DKI Jakarta (Foto: Pinterest)

RADAR MALIOBORO - Daerah Khusus Ibukota Jakarta yang kini menjadi pusat pemerintahan indonesia ternyata memiliki sejarah penamaan yang panjang.

Jauh sebelum dikenal dengan nama Batavia, Jakarta pertama kali dikenal sebagai Sunda Kalapa yang merupakan pelabuhan Kerajaan Sunda dan terletak di muara Sungai Ciliwung, Dayeuh Pakuan Pajajaran.

Diperkirakan sejak periode Neolitikum, penduduk asli Jakarta dahulu dikenal sebagai Sunda Kalapa yakni sekitar 397 M hingga 1527

Pada abad ke-16, Raja Sunda Surawisesa meminta bantuan Portugis dalam membangun benteng Sunda Kalapa yang akan dijadikan perlindungan serangan Cirebon , di mana pada saat itu tengah memisahkan diri dari Kerajaan Sunda.

Perjanjian antara Kerajaan Pajajaran dan bangsa Portugis pada tahun 1512 melahirkan komunitas baru di Sunda Kelapa sekaligus perkawinan campuran yang disertai munculnya musik keroncong.

Kendati demikian, melansir sinarmas.co kesultanan Demak merebut Sunda Kalapa dari koalisi Pajajaran dengan portugis tersebut, kemudian mengubah namanya menjadi Jayakarta.

Seiring berjalannya waktu, penduduk Jayakarta mengadopsi banyak budaya khususnya Jawa dan unsur agama khususnya Islam. Hal inilah yang menjadikan kosakata dan unsur budaya di Jayakarta didominasi Jawa dan Betawi.

Pada tahun 1596, Belanda tiba di Jayakarta tepatnya di Serang, Banten. VOC berhasil mengakuisisi Jayakarta dari Kesultanan Banten pada tahun 1619 kemudian menggantinya menjadi Batavia.

(Umi Jari Widayah)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#sejarah jakarta #batavia #sunda kelapa #sejarah panjang