Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Sejarah Benteng Vredeburg Sebagai Benteng Pertahanan Belanda di Yogyakarta

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 16 Oktober 2025 | 22:24 WIB

Sejarah Benteng vredeburg (pinterest)
Sejarah Benteng vredeburg (pinterest)


RADAR MALIOBORO - Benteng Vredeburg merupakan salah satu bangunan bersejarah yang terletak di pusat Kota Yogyakarta dan menjadi saksi bisu berbagai peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Benteng ini awalnya dibangun pada tahun 1760 atas permintaan Belanda dengan persetujuan Sultan Hamengku Buwono I. Tujuan awal pembangunan benteng ini adalah untuk menjaga keamanan sekitar Keraton Yogyakarta. Namun, di balik alasan tersebut, Belanda sebenarnya ingin mengawasi dan mengontrol aktivitas di dalam Keraton agar mereka tetap memiliki pengaruh politik dan militer.

Baca Juga: Sejarah Panjang Sekaten Sebagai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Pada awalnya, benteng ini dibangun secara sederhana dengan menggunakan bahan tanah dan tiang kayu. Kemudian pada tahun 1767 pembangunan benteng permanen mulai dilakukan di bawah pengawasan arsitek Belanda, Ir. Frans Haak, dan pada tahun 1787 benteng selesai dibangun dengan nama Rustenburgh, yang berarti tempat istirahat. Namun benteng ini sempat mengalami kerusakan akibat gempa bumi pada tahun 1867 dan kemudian diperbaiki serta ganti nama menjadi Vredeburg yang berarti persembahan perdamaian antara Belanda dan Keraton.

Baca Juga: Event SiBakul Financetopia X Festival Malioboro #3 15 sampai 19 Oktober 2025 Hadirkan Pameran Jajanan Lawas dan Penampilan Seni Lokal

Letak Benteng Vredeburg yang hanya berjarak satu tembakan meriam dari Keraton dan menghadap langsung ke jalan utama ke Keraton menunjukkan fungsi strategis Benteng Vredeburg sebagai benteng militernya Belanda. Benteng ini berperan sebagai alat intimidasi serta kontrol militer untuk menjaga kekuasaan dan mencegah kemungkinan pemberontakan atau serangan dari pihak Keraton. Selama masa penjajahan, benteng ini juga sempat dikuasai oleh Inggris pada periode 1811-1816, dan pada saat pendudukan Jepang menjadi markas militer serta tempat penahanan.

Baca Juga: Julia Prastini Diterpa Isu Perselingkuhan, Foto Mesra dengan Petinju Safrie Ramadan Viral di Media Sosial

Setelah kemerdekaan Indonesia, benteng ini sempat menjadi lokasi perebutan kekuasaan antara TNI dan Belanda. Benteng Vredeburg setelahnya bertransformasi menjadi museum yang memajang berbagai koleksi yang terkait dengan perjuangan kemerdekaan dan sejarah Yogyakarta, sehingga menjadi tempat edukasi serta pengingat sejarah bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung. 

(Adessia Miftahullatifah)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kelam #Vredeburg #sejarah #benteng #jogja