Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Menelusuri Legenda dan Misteri di Balik Candi Borobudur

Iwa Ikhwanudin • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:49 WIB
Ilustrasi Candi Borobudur (foto: pinterest)
Ilustrasi Candi Borobudur (foto: pinterest)

RADAR MALIOBORO – Candi Borobudur, yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia, adalah sebuah mahakarya arsitektur Buddha yang menakjubkan. Selain dikenal akan sejarahnya yang kaya, juga dikelilingi oleh berbagai legenda dan mitos yang hidup di masyarakat. Salah satunya adalah asal-usul nama "Borobudur," yang diyakini berasal dari kata "Brahma," mengisahkan bahwa candi ini dibangun untuk menghormati dewa Brahma.

Legenda lain menyebutkan tentang Bandung Bondowoso, seorang raksasa yang terlibat dalam pembangunan candi, serta cerita mengenai Borobudur yang sempat terkubur oleh hutan dan tanah selama berabad-abad. Dalam masyarakat, terdapat juga mitos Kunto Bimo, yang menyatakan bahwa siapa pun yang menyentuh arca di dalam stupa berongga akan memperoleh keberuntungan. Menariknya, beberapa peneliti mengaitkan Borobudur dengan legenda Atlantis, berteori bahwa Jawa mungkin merupakan bagian dari peradaban kuno yang hilang yang memiliki pengetahuan arsitektur dan astronomi yang maju.

Dari segi arsitektur, Borobudur bukan hanya megah secara fisik, tetapi juga kaya akan makna simbolis. Struktur bangunan candi ini mencerminkan kosmologi Buddha Mahayana, yang terdiri dari tiga tingkatan: Kamadhatu, yang melambangkan dunia keinginan; Rupadhatu, yang melambangkan dunia bentuk; dan Arupadhatu, yang melambangkan dunia tanpa bentuk, tempat manusia mencapai pencerahan. Candi ini memiliki 1.460 panel relief yang menceritakan kisah-kisah Buddha dan 1.212 panel dekoratif, yang jika dipasang berjajar, panjangnya mencapai sekitar 3,5 kilometer.

Meskipun telah banyak dipelajari, Borobudur masih menyimpan sejumlah misteri yang belum terpecahkan. Salah satunya adalah keberadaan panel relief tersembunyi di bawah dasar candi, yang dikenal sebagai Relief Karmawibhangga, dengan alasan mengapa panel-panel ini disembunyikan masih menjadi teka-teki. Di puncak candi, terdapat stupa kosong yang diyakini pernah berisi patung Buddha, dengan spekulasi bahwa patung itu dihapus oleh pemburu harta karun atau tidak pernah ada. Selain itu, tujuan pasti dari pembangunan Borobudur masih diperdebatkan, dengan beberapa teori menyebutkan bahwa candi ini berfungsi sebagai pusat spiritual, sementara yang lain menilai bahwa faktor politik dan bencana alam menyebabkan candi ini ditinggalkan.

(Laeli Musfiroh)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#magelang #mitos #candi borobudur