Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Legenda Roro Jonggrang: Cinta Tragis di Balik Megahnya Prambanan

Magang Radar Malioboro • Minggu, 23 November 2025 - 01:01 WIB
Arca perwujudan Putri Roro Jongrang di Candi Siwa Prambanan.
Arca perwujudan Putri Roro Jongrang di Candi Siwa Prambanan.

RADAR MALIOBORO - Kisah Roro Jonggrang kembali mencuat sebagai salah satu legenda Jawa yang paling melekat pada sejarah Candi Prambanan.

Meski berakar dari cerita rakyat, narasi ini menjadi bagian penting identitas budaya Yogyakarta dan Jawa Tengah, sekaligus memperkuat daya tarik situs warisan dunia itu bagi wisatawan mancanegara.

Legenda tersebut berkisah tentang Roro Jonggrang, putri cantik dari Kerajaan Boko, yang dipinang oleh Bandung Bondowoso kesatria sakti yang berhasil menaklukkan kerajaan ayahnya.

Menolak lamaran itu, Jonggrang menyodorkan syarat mustahil: membangun seribu candi dalam satu malam.

Bondowoso hampir berhasil, sebelum Jonggrang menipu dengan membangunkan warga dan memancing ayam berkokok agar seolah hari telah pagi.

Merasa dikhianati, Bondowoso mengutuk sang putri menjadi arca ke-1000.

Arca yang disebut-sebut sebagai sosok Jonggrang itu kini diyakini masyarakat sebagai Durga Mahisasuramardini di bilik utara Candi Siwa.

Di balik legenda yang diwariskan turun-temurun, para arkeolog mencatat Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 oleh Rakai Pikatan dari Mataram Kuno sebagai kompleks pemujaan bagi Dewa Siwa.

Struktur monumental, relief epik Ramayana, hingga tata ruang candi menunjukkan kemajuan peradaban Hindu di Jawa kala itu.

Namun, bagi masyarakat, kisah Roro Jonggrang justru memberi “jiwa” pada bangunan batu tersebut.

Pengunjung kerap mengaitkan arca Durga dengan cerita Jonggrang.

Para pemandu wisata setempat mengungkapkan, banyak wisatawan tertarik menjelajahi Prambanan setelah mengenal legenda itu.

Bahkan sejumlah pertunjukan budaya seperti sendratari Ramayana turut memperkuat imajinasi publik tentang hubungan antara cinta, tipu daya, dan kutukan yang melingkupi Prambanan.

Hingga kini, legenda Roro Jonggrang dianggap bukan sekadar dongeng pengantar tidur.

Ia menjadi jembatan antara fakta sejarah dan cara masyarakat Jawa memaknai masa lalunya.

Di tengah megahnya Candi Prambanan, cerita itu terus hidup mengikat wisatawan, budayawan, dan masyarakat pada satu narasi yang tak lekang oleh zaman. (Retno Anggi Kusuma Dewi)



Editor : Meitika Candra Lantiva
#cerita rakyat #legenda roro jonggrang #sejarah candi prambanan #bandung bondowoso #Cinta tragis