Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Día de Muertos, Tradisi Warisan Budaya UNESCO dari Meksiko

Magang Radar Malioboro • Sabtu, 17 Januari 2026 | 06:58 WIB
Tradisi unik Día de Muertos di Meksiko yang dirayakan dengan altar ofrenda, bunga marigold, dan simbol tengkorak warna-warni. “(Sumber: kolase berbagai sumber)
Tradisi unik Día de Muertos di Meksiko yang dirayakan dengan altar ofrenda, bunga marigold, dan simbol tengkorak warna-warni. “(Sumber: kolase berbagai sumber)

RADAR MALIOBORO— Meksiko dikenal sebagai negara dengan tradisi budaya yang kaya dan penuh warna. Salah satu perayaan paling ikonik adalah Día de Muertos atau Day of the Dead, tradisi tahunan yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia sejak 2008.

Día de Muertos diperingati setiap 1–2 November dan bukan dimaknai sebagai hari berkabung, melainkan momen penuh suka cita untuk mengenang serta merayakan kehidupan orang-orang tercinta yang telah meninggal dunia. Pada 1 November, masyarakat Meksiko mengenang anak-anak yang telah tiada, sementara 2 November dikhususkan untuk orang dewasa.

Tradisi ini berakar dari kepercayaan masyarakat adat Mesoamerika seperti Aztec dan Toltec, yang kemudian berakulturasi dengan ajaran Katolik setelah kedatangan bangsa Spanyol.
Perpaduan inilah yang membentuk Día de Muertos seperti yang dikenal saat ini.

Salah satu elemen utama perayaan ini adalah ofrenda, yakni altar persembahan yang dibuat di rumah atau pemakaman. Ofrenda dihias dengan foto mendiang, lilin, air, garam, makanan favorit, serta bunga cempasúchil atau marigold yang dipercaya dapat memandu arwah kembali ke keluarga.

Simbol lain yang tak kalah ikonik adalah calavera (tengkorak berwarna-warni), pan de muerto (roti khas Día de Muertos), serta dekorasi papel picado yang menghiasi rumah dan jalanan. Wajah-wajah dirias menyerupai tengkorak, parade digelar, dan musik tradisional mengiringi suasana perayaan.

Día de Muertos mencerminkan filosofi masyarakat Meksiko yang memandang kematian sebagai bagian alami dari siklus kehidupan. Melalui tradisi ini, keluarga dan komunitas memperkuat ikatan emosional serta menjaga kenangan agar orang yang telah tiada tetap “hidup” dalam ingatan.

Tak heran, Día de Muertos kini dikenal luas dunia dan kerap muncul dalam budaya populer, termasuk film animasi Coco (2017), yang memperkenalkan makna mendalam tradisi ini ke audiens global.

(Alena Mutiara)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#populer #meksiko #unesco #budaya