JOGJA - Menyambut ulang tahun ke-6 yang bertema 6atsby and 6lamours dengan tagline Glorious Years, Luxury Malioboro Hotel Yogyakarta mengadakan kegiatan tanggung jawab sosial bertajuk Turtle Trails CSR Movement.
Acara ini berlangsung di Konservasi Penyu Pantai Pelangi, Parangtritis, Bantul, pada Rabu, 21 Mei 2025 pukul 15.00 – 17.00 WIB.
Baca Juga: APP Pastikan Penyelesaian Pembangunan dan Serah Terima Unit Dhika Universe Yogyakarta
Dalam kegiatan ini, General Manager Luxury Malioboro Hotel, Romilus Susanto Weni, bersama jajaran manajemen dan staf hotel berpartisipasi langsung dalam pelepasan tukik (anak penyu) ke laut sebagai bagian dari aksi konservasi lingkungan pesisir.
Baca Juga: Presiden Prancis Emmanuel Macron Kunjungi Indonesia, Bahas Kerja Sama Strategis
Acara diawali dengan sambutan hangat dari Kamrihadi, Kepala Dusun Grogol 9, yang menyambut kedatangan tim hotel dan menyatakan dukungannya terhadap inisiatif pelestarian lingkungan.
Tim konservasi dari Yayasan Aksi Konservasi Yogyakarta (YAKY) turut hadir, dipimpin oleh Daru, relawan dari komunitas 4K YAKY, yang memberikan edukasi mengenai siklus hidup penyu serta pentingnya menjaga habitat laut.
Baca Juga: Shopee Indonesia Kembali Lakukan PHK Massal, Satu Divisi Kena Pengurangan Karyawan
“Penyu laut bertelur dalam kelompok dengan jumlah telur mencapai 200 butir, namun hanya sebagian kecil yang berhasil bertahan hidup hingga dewasa. Itulah mengapa setiap tukik yang dilepaskan sangat berarti,” jelas Daru dalam sesi pembekalan kepada staf hotel yang dilakukan di area sarang dan pekarangan tukik.
Baca Juga: Tips Ala Honda Istimewa, Selalu #Cari_Aman Saat Melewati Jalan Berlubang
Dalam proses pelepasan, para staf diberi pemahaman mendalam tentang cara melepaskan tukik secara hati-hati agar mereka benar-benar dapat mencapai laut.
Aktivitas ini menjadi simbol harapan untuk kelestarian ekosistem laut yang lebih baik.
“Tukik adalah simbol harapan akan keberlangsungan kehidupan laut. Dengan kegiatan ini, kami ingin berkontribusi dalam menjaga pesisir dan meningkatkan kesadaran pentingnya konservasi penyu,” ujar Romilus Susanto Weni.
“Ini sejalan dengan visi dan misi kami di industri hospitality yang tidak hanya fokus pada pelayanan, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan.”
Baca Juga: Memasuki Akhir Q2, Menteri Nusron Imbau Jajaran Reviu Capaian dan Penuntasan Target Kerja
Selain pelepasan tukik, para staf Luxury Malioboro Hotel juga menyerahkan botol bekas skincare yang telah dikumpulkan sebelumnya untuk didaur ulang oleh tim relawan.
Aksi ini menjadi wujud kolaborasi nyata antara sektor perhotelan dan komunitas konservasi dalam mendukung pengurangan sampah plastik.
Baca Juga: Ajang Bergengsi AHM Best Student 2025 Resmi Dibuka, Saatnya Generasi Muda Unjuk Inovasi
Melalui program Turtle Trails CSR Movement, Luxury Malioboro Hotel Yogyakarta ingin menunjukkan bahwa industri perhotelan mampu memainkan peran aktif dalam pelestarian lingkungan dan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keberlanjutan. (obi)
Editor : Iwa Ikhwanudin