MAGELANG - Grand Artos Hotel & Convention menawarkan pengalaman nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia mulai Rp 30 ribu per orang. Lokasinya di Limaran Sky Lounge lantai 9. Program bertajuk Bola Gembira ini akan berlangsung selama 12 Juni hingga 20 Juli 2026.
General Manager Grand Artos Hotel & Convention Magelang Sugeng Sugiantoro mengutarakan, program ini sengaja dirancang untuk mematahkan stigma bahwa menikmati fasilitas hotel berbintang selalu mahal. "Tapi di sini cukup Rp 30 ribu, sudah termasuk minuman," ujarnya, Kamis (11/6).
Harga tersebut, kata dia, berlaku untuk fase penyisihan grup pada 12-28 Juni 2026. Selanjutnya, tarif meningkat bertahap menjadi Rp 40 ribu untuk babak 32 besar dan 16 besar (29 Juni-8 Juli), serta Rp 50 ribu untuk perempat final hingga final (10-20 Juli).
Dia mengatakan, setiap tiket sudah termasuk satu minuman, baik teh, kopi, maupun minuman ringan. Pengunjung juga diperbolehkan tetap berada di lokasi untuk menonton lebih dari satu pertandingan selama masih dalam satu sesi waktu.
"Kalau kuat nonton dua pertandingan sekaligus, tidak perlu bayar lagi. Jadi bisa empat jam lebih di sini dengan satu tiket," kelakarnya.
Program ini terbuka untuk umum, tidak terbatas bagi tamu yang menginap. Pengunjung dapat datang bersama keluarga, teman, maupun komunitas. Namun, kapasitas dibatasi maksimal 100 orang per sesi untuk menjaga kenyamanan.
Sugeng menyebut, pembatasan ini juga berkaitan dengan lisensi penayangan resmi yang digunakan. Sehingga pihak hotel harus memastikan jumlah penonton tidak melebihi kapasitas yang ditentukan.
"Kami batasi sekitar 95 sampai 100 orang. Kalau sudah penuh, tidak bisa masuk lagi. Jadi kami sarankan reservasi lebih dulu," paparnya.
Selain menawarkan harga terjangkau, daya tarik utama program ini terletak pada lokasi. Limaran Sky Lounge dipilih karena dinilai paling nyaman, dengan kombinasi ruang indoor dan area outdoor bagi pengunjung yang merokok, serta pemandangan kota dari ketinggian.
Dia menambahkan, selama program berlangsung, jam operasional lounge juga diperluas mengikuti jadwal pertandingan, yang sebagian berlangsung hingga dini hari bahkan pagi hari. Pertandingan pembukaan misalnya, dijadwalkan tayang sekitar pukul 02.00.
Meski menghadirkan program komersial, Sugeng menegaskan, tujuan utama kegiatan ini bukan semata mengejar keuntungan. "Kalau murni bisnis, mungkin kami pasang harga Rp 100 ribu. Tapi ini lebih ke menghadirkan kebersamaan. Sepak bola itu menyatukan," ucapnya.
Hotel juga menyiapkan menu tambahan dari tim food and beverage (F&B) untuk melengkapi pengalaman menonton. Namun, pengunjung tidak diperkenankan membawa makanan dan minuman dari luar.
Reservasi dapat dilakukan melalui WhatsApp maupun media sosial resmi hotel. Sugeng berharap, program ini bisa menjadi alternatif hiburan masyarakat selama gelaran Piala Dunia, sekaligus memperluas akses publik terhadap fasilitas hotel berbintang. (aya)