Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Klitih Mencekam di Dusun Banteran Ngaglik Sleman, Korban Luka di Kaki Usai Disabet Gesper dan Helm

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 29 Maret 2026 | 07:56 WIB
Potongan video yang diunggah akun @merapi_uncover di X. (X.com)
Potongan video yang diunggah akun @merapi_uncover di X. (X.com)

Yogyakarta – Aksi klitih kembali terjadi di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kali ini, kejadian menimpa warga Dusun Banteran, Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman pada Minggu dini hari, 29 Maret 2026 sekitar pukul 00.30 WIB.

Menurut kronologi yang beredar luas di media sosial, insiden bermula saat sekelompok pemuda bergerak dari arah Rejodani, Palagan.

Mereka diduga diikuti oleh dua pengendara motor, yakni Yamaha NMAX berwarna hitam dan Honda Scoopy berwarna merah.

Terjadi saling pepet antar kendaraan yang memicu kejar-kejaran menuju Jalan Noto Sukarjo hingga memasuki permukiman Dusun Banteran.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Siap Gaspol di Moto3 GP USA 2026: Target Front Row dan Lanjutkan Momentum Podium Brasil

Sesampainya di pertigaan dusun Bakalan, aksi baku hantam pun tak terhindarkan.

Salah satu pelaku klitih menggunakan gesper (sabuk) yang dipasangi gembok untuk menyabet korban.

Pelaku lainnya memukul menggunakan helm.

Akibatnya, salah satu korban mengalami luka di bagian kaki.

Warga Dusun Banteran yang menyaksikan kejadian langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Namun, pelaku berhasil kabur ke arah Palagan sebelum warga dapat menangkap mereka.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas korban maupun pelaku.

Baca Juga: Point Coffee Gedhe Hadir di Living World Alam Sutera: Nongkrong Murah di Mall dengan Harga Indomaret, Kopi Mulai Rp25 Ribu + Nasi Ayam Geprek

Kasus klitih di Sleman, khususnya kawasan Ngaglik, memang kerap menjadi sorotan.

Wilayah ini yang dekat dengan Jalan Kaliurang (Jakal) sering menjadi lokasi aksi kejahatan jalanan pada malam hingga dini hari.

Kejadian serupa sebelumnya juga tercatat di sekitar Ngaglik, meski pola dan pelakunya berbeda.

Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara atau beraktivitas di malam hari.

Hindari rute sepi dan segera laporkan kejadian mencurigakan ke pihak berwenang.

“Warga diharapkan lebih berhati-hati mengingat maraknya aksi kejahatan jalanan seperti ini,” demikian imbauan yang beredar dari akun informasi lokal.

Polres Sleman belum memberikan konfirmasi resmi terkait kasus ini. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#klitih sleman #klitih ngaglik #klitih dusun banteran #klitih jalan noto sukarjo #berita sleman hari ini #kejahatan jalanan yogyakarta #waspada klitih sleman 2026 #jawapos #klitih di mana hari ini #kronologi klitih Ngaglik #radar malioboro