ROKAN HILIR, RIAU – Keresahan warga Dusun Siandam Jaya, Kepenghuluan Pasir Limau Kapas (Palika), Kecamatan Palika, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, memuncak. Pada Minggu (12 April 2026), massa melakukan aksi perusakan dan pembakaran barang-barang di setidaknya dua rumah yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba.
Aksi ini dipicu maraknya penjualan obat terlarang yang kini menyasar anak-anak usia sekolah di wilayah tersebut.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan puluhan warga, termasuk ibu-ibu berhijab, menggeruduk sebuah rumah kayu sederhana.
Mereka mengeluarkan berbagai barang seperti pakaian, kasur, perabot rumah tangga, dan plastik dari dalam rumah, kemudian membakarnya di halaman.
Asap tebal terlihat mengepul, sementara massa terlihat emosional dengan gestur marah dan tangan terangkat.
Menurut informasi dari warga yang diunggah di platform X (Twitter) oleh akun @neVerAl0nely___, aksi ini merupakan bentuk “self-help” atau tindakan sendiri akibat frustrasi berkepanjangan.
“Warga resah dengan maraknya peredaran narkoba yang menyasar bukan hanya anak muda tapi juga anak-anak usia sekolah,” tulis postingan tersebut.
Peristiwa terjadi tepat di Dusun Siandam Jaya, dan warga berharap aparat kepolisian segera turun tangan agar aksi serupa tidak terulang.
Aksi di Siandam Jaya ini merupakan kelanjutan dari gelombang protes serupa yang sebelumnya terjadi di wilayah Pasir Limau Kapas, termasuk Panipahan.
Baca Juga: Prabowo Subianto Terbang ke Moskow, Bertemu Putin Bahas Energi dan Geopolitik Dunia Hari Ini
Warga mengeluhkan lemahnya penegakan hukum terhadap bandar dan pengedar narkoba jenis sabu, sehingga banyak anak sekolah terlibat konsumsi narkotika.
Namun, dalam aksi sebelumnya, pihak kepolisian telah menangkap beberapa tersangka dan menyita barang bukti sabu, sekaligus mengimbau warga agar tidak melakukan tindakan anarkis dan membiarkan proses hukum berjalan.
Kepala Desa atau Kepenghuluan setempat juga belum memberikan keterangan resmi. Sementara itu, warga di media sosial menyoroti bahwa peredaran narkoba telah merusak generasi muda dan mengancam masa depan anak-anak di Rokan Hilir.
Aksi warga ini mencerminkan betapa akutnya masalah narkoba di Rohil. Banyak netizen yang berkomentar mendukung tindakan masyarakat, meski mengingatkan agar tidak melanggar hukum. “Biarkan rakyat yang menjadi hakim kalau aparat pura-pura tidak tahu,” tulis salah satu komentar di utas X.
Aparat penegak hukum diharapkan untuk segera melakukan razia menyeluruh, mengungkap jaringan bandar narkoba, dan memberikan perlindungan kepada warga yang resah. Pencegahan dini di lingkungan sekolah juga menjadi sangat penting agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam lingkaran hitam narkotika.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan menyalurkan aspirasi melalui jalur yang resmi demi menjaga kamtibmas di Rokan Hilir, Riau. Berita ini dirangkum dari video dan utas viral di X serta laporan media lokal Riau. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin