Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Main Serong pak Dukuh Ingin Mundur dari Jabatan, Warga: Tidak Semudah Itu 'Ferguso'

Gunawan RaJa • Senin, 27 November 2023 | 21:31 WIB
 
KECEWA - dukuh di Kalurahan Patuk, Kapanewon Patuk di demo warganya karena diduga main serong Senin (27/11) (Foto dokumen Polsek Patuk untuk Radar Jogja)
KECEWA - dukuh di Kalurahan Patuk, Kapanewon Patuk di demo warganya karena diduga main serong Senin (27/11) (Foto dokumen Polsek Patuk untuk Radar Jogja)
GUNUNGKIDUL, RADAR MALIOBORO - Kasus perselingkuhan melibatkan perangkat kalurahan di Gunungkidul  ibarat mengupas kulit bawang.
 
Semakin dikupas semakin pedas karena muncul lipatan lain di dalamnya. Terbaru, dukuh di Kalurahan Patuk, Kapanewon Patuk didemo warga karena diduga main serong.
 
Massa dari Padukuhan Sumbertetes pada Senin (27/11) pagi menggeruduk kantor balai Kalurahan Patuk.
 
Mereka kecewa karena Dukuh Sumbertetes Pudjijono diduga kuat telah bertindak asusila dengan salah satu warganya.
 
Peserta demo meminta Lurah Patuk Catur Bowo memecat Dukuh Sumbertetes dan melengserkan jabatan.
 
Sebagai orang yang 'dituakan' namun justru memberikan contoh negatif kepada masyarakat.
 
"Kami sudah tidak mau dipimpin oleh dukuh cabul," kata perwakilan aksi massa Padukuhan Sumbertetes Sugito.
 
Berselingkuh dengan warganya sendiri, bahkan telah berhubungan layaknya suami istri.
 
Baca Juga: Diselenggarakan Hanya Sekali dalam Setahun, Dishub Sleman Bahas Kelanjutan CFD di Sleman
 
Tudingan warga tidak dibantah bahkan diakui oleh kedua pelaku. Melakukan perbuatan tidak senonoh di rumah pak dukuh.
 
"Keduanya telah berselingkuh selama 5 bulan, tapi dalam pengakuan baru sekali melakukan hubungan layaknya suami istri," ujarnya.
 
Ketika dalam musyawarah warga dan dalam aksi demonstrasi, Dukuh Pudjijono juga sudah menyatakan siap mengundurkan diri.
 
Namun warga justru menolak karena menghendaki kasusnya diproses secara hukum.
 
"Tidak semudah itu mundur. Kami ingin pak lurah memberhentikan dukuh tersebut dengan tidak hormat karena perbuatannya itu," tegasnya.
 
Warga lainnya, Gunawan menyebut aksi main serong pak dukuh itu sangat menyakitkan warga.
 
Bukan hanya perselingkuhan, namun dukuh tersebut dianggap mata keranjang lantaran banyak ibu muda di padukuhan setempat sering digoda.
 
"Kami berharap kasus ini ditangani seadil-adilnya," kata Gunawan.
 
Menanggapi tuntutan warga, Lurah Patuk Catur Bowo angkat bicara. Dia mengaku siap menampung aspirasi masyarakat.
Baca Juga: Unik! Desa di Yogyakarta Ini Memiliki Waktu Pagi Lebih Lambat dan Malam Yang Lebih Cepat
 
Di dalam tuntutan tersebut, warga memberitahukan bahwa Dukuh Sumbertetes diduga selingkuh.
 
"Hari ini sebenarnya saya panggil (pak dukuh) untuk klarifikasi. Tetapi malah ada demo ini," kata Catur Bowo.
 
Menurutnya, Dukuh Sumbertetes sudah bersedia mengundurkan diri namun ditolak oleh warga.
 
Peserta aksi menginginkan agar dirinya memecat dengan tidak hormat dukuh tersebut. Namun pihaknya membutuhkan dasar hukum yang kuat.
 
"Dan tadi warga berniat melaporkan aksi perselingkuhan tersebut ke polisi," ujarnya.
 
Oleh karena itu, dia menunggu putusan inkrah dari pengadilan guna memutuskan nasib salah satu dukuh di wilayahnya. 
 
 
Editor : Bahana.
#kalurahan #dukuh #gunungkidul #perselingkuhan