Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Terdakwa Mafia TKD Bacakan Pledoi, Pernah Dapat Penghargaan Presiden

Khairul Ma'arif • Selasa, 28 November 2023 | 20:59 WIB
Suasana sidang Agus Santoso yang beragendakan pledoi
Suasana sidang Agus Santoso yang beragendakan pledoi

 

JOGJA - Pernah mendapatkan penghargaan dari Presiden hingga mengaku awalnya tak mau jadi lurah, diungkapkan terdakwa mafia penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Caturtunggal Agus Santoso.

Pada sidang lanjutan, Selasa (28/11), saat membacakan nota pembelaan dari terdakwa yang dilangsungkan di Pengadilan Negeri (PN) Jogja.

"Pada "2008 saya mendapat penghargaan dari presiden tingkat nasional," ucapnya. 

Dengan mengenakan baju putih dan berpeci hitam Agus memegang lembaran kertas di hadapan majelis hakim yang diketuai Tri Asnuri Herkutanto. Diawal siang, pledoi dibacakan oleh Agus terlebih dahulu. Kemudian dilanjutkan oleh tim penasehat hukum (PH) yang dipimpin Layung Purnomo.

Dalam pledoinya, Agus menyampaikan, jika pekerjaannya sebagai kepala desa merupakan kebaktian yang mulia. Dia memaparkan, jika mengelola sejumlah usaha meski berstatus lurah.

"Mungkin banyak yang tidak percaya pada awalnya saya menolak untuk dijadikan kepala desa," paparnya. Namun, akhirnya hal tersebut diyakinkan oleh orang tuanya sehingga akhirnya memutuskan untuk ikut konstelasi Pilkades.

Saat pertama kali menjadi lurah usia Agus masih 28 tahun. Dalam pledoinya disadari usia tersebut masih terbilang muda untuk memimpin wilayah Caturtunggal. Namun, diklaimnya selama periodenya menjabat pendapatan asli desa meningkat. rul).

TUNTAS: Hasil pekerjaan peningkatan struktur Jalan Jelgung–Larlar setelah dikerjakan. (PUPR SAMPANG UNTUK JPRM)
TUNTAS: Hasil pekerjaan peningkatan struktur Jalan Jelgung–Larlar setelah dikerjakan. (PUPR SAMPANG UNTUK JPRM)
RUSAK: Warga melewati ruas Jalan Jelgung–Larlar sebelum diperbaiki. (PUPR SAMPANG UNTUK JPRM)
RUSAK: Warga melewati ruas Jalan Jelgung–Larlar sebelum diperbaiki. (PUPR SAMPANG UNTUK JPRM)
BERMANFAAT: Hasil pekerjaan peningkatan struktur Jalan Jelgung–Larlar mempermudah akses ke sejumlah pendidikan. (PUPR SAMPANG UNTUK JPRM)
BERMANFAAT: Hasil pekerjaan peningkatan struktur Jalan Jelgung–Larlar mempermudah akses ke sejumlah pendidikan. (PUPR SAMPANG UNTUK JPRM)
DIUKUR: Pekerja menarik meteran mengukur jalan yang rusak pada ruas Jalan Jelgung–Larlar. (PUPR SAMPANG UNTUK JPRM)
DIUKUR: Pekerja menarik meteran mengukur jalan yang rusak pada ruas Jalan Jelgung–Larlar. (PUPR SAMPANG UNTUK JPRM)
MULUS: Kegiatan peningkatan struktur Jalan Jelgung–Larlar setelah dikerjakan. (PUPR SAMPANG UNTUK JPRM)
MULUS: Kegiatan peningkatan struktur Jalan Jelgung–Larlar setelah dikerjakan. (PUPR SAMPANG UNTUK JPRM)
Editor : Heru Pratomo
#presiden #Mafia TKD #Caturtunggal #lurah