Masih Misteri, Kematian Wardatun Toyibah Warga Gresik Naik ke Penyidikan. Diduga Perampokan Disertai Pembunuhan..
Angela Maria Bria Resi• Jumat, 22 Maret 2024 | 19:12 WIB
Ilustrasi Kematian wanita bernama Wardatun Toyibah di Desa Ima
RADAR MALIOBORO - Kematian wanita bernama Wardatun Toyibah di Desa Ima'an, Kecamatan Dukun, Gresik pada Sabtu (16/3/2024) lalu masih menyisakan misteri.
Hampir sepekan berlalu polisi belum menetapkan tersangka atas peristiwa yang merenggut nyawa ibu muda berusia 28 tahun.
Kendati begitu diduga kuat Wardatun Toyibah menjadi korban perampokan pada Sabtu (16/3/20224).
Melansir dari laman gresiksatu.com, Polisi jajaran Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik telah melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan terhadap kasus tersebut.
Dari penyelidikan, polisi berhasil menggambar kronologi peristiwa kematian Wardatun Toyibah.
Mulai dari putri korban, tetangga, dan saksi lainnya yang berada di sekitar lokasi akses masuk ke rumah korban.
"Sudah naik penyidikan, kami masih berusaha menggali keterangan lainnya untuk mengungkap kasus tersebut," terang polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi itu.
Diketahui, Wardatun Toyibah memiliki seorang anak balita yang masih berusia 2,5 tahun dari hasil pernikahannya bersama Mahfud, 42 tahun.
Kronologi meninggalnya wanita ini belum di ketahui pasti siapa dalang di balik pembunuhan dan perampokan yang terjadi di rumahnya.
Berikut beberapa fakta usai melakukan olah TKP, beberapa hari lalu dilansir dari Radar Gresik. Di antaranya:
1. Hasil Autopsi
Hasil Autopsi Hasil autopsi menunjukkan korban mengalami empat luka tusuk satu di dada, satu di leher bagian belakang, dan dua di leher bagian depan.
Luka tusuk di dada yang mengenai ulu hati dan menembus ke jantung menjadi penyebab kematian korban.
2. Dugaan Perampokan
Untuk motif dugaan awal perampokan, karena adanya barang korban yang hilang dan Polisi masih melakukan penyelidikan dan belum bisa memastikan kapan perampokan disertai pembunuhan itu terjadi.
Sang suami, Mahfud, menjadi saksi kunci dan masih diinterogasi.
Pada Sabtu (16/3/2024), sekitar pukul 05.00 WIB, Mahfud menemukan istrinya, Wardatun Toyibah tewas di kamarnya dengan luka tusuk di leher.
Saat itu, Wardatun sedang tidur bersama anaknya yang berusia 2,5 tahun di dalam kamar.
Hingga kini proses penelusuran terhadap tersangka terus di lakukan agar menemukan titik terang sehingga korban yang sudah meninggal dunia bisa merasa tenang di alam sana dan keluarga yang ditinggalkan di berikan ketabahan.