RADAR MALIOBORO - Beredar cerita di media sosial tentang cara baru mengedarkan narkoba yang dicampur gorengan atau tepung. Dalam video yang dibagikan, terlihat petugas polisi menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan narkoba.
Bahkan, narasi tersebut menyebut bahwa modus baru peredaran narkoba ke dalam gorengan atau tepung tersebut ditargetkan kepada anak sekolah dan orang dewasa.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memastikan kabar tersebut hoax. Tidak ada peredaran narkoba melalui gorengan.
"Setelah ditelisik lebih jauh, informasi tersebut dipastikan hoax atau berita bohong. Pasalnya, video yang disebut-sebut merupakan gorengan atau tepung yang mengantuk Narkoba, merupakan video pengungkapan Clandestine Laboratory penghasil Pinaca atau Cannabinoid," kata Ade Ary, Jumat (24/5).
Kasus tersebut diungkap oleh Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya belum lama ini. "Tepung yang disebut mengandung narkoba, merupakan salah satu serbuk kimia yang menjadi bahan pembuatam Pinaca, yang merupakan bahan utama pembuatan tembakau sintetis," ucapnya.
"Sedangkan video yang beredar merupakan proses Olah TKP yang dilakukan Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan Puslabfor Polri beberapa waktu lalu," pungkas Ade.***
Editor : Iwa Ikhwanudin