RADAR MALIOBORO - Kasus P Diddy atau Sean Diddy akhir-akhir ini semakin banyak diberitakan baik di media digital maupun surat kabar, hal ini diakibatkan oleh tindakan kriminal yang dilakukannya. Baru-baru ini berita terkait kasusnya semakin banyak terkuak dan diketahui sudah ada 3.000 lebih korban yang sudah melapor ke alva law firm.
Dari akun tiktok @clara_lue, ia menyampaikan bahwa p diddy juga melakukan kejahatan berupa abuse, yaitu suatu tindakan tidak mengenakkan yang di sengaja dan menyebabkan kesakitan secara fisik, luka/cedera, penderitaan secara mental/emosional, perampasan yang disengaja yang seharusnya memberi keamanan secara fisik dan pemenuhan well being secara emosional.
Dan diduga ada 120 korban yang paling kecil diabuse oleh pelaku dan diantaranya ada yang berumur 9 tahun. Pemilik akun tiktok tersebut juga menyampaikan bahwa dugaan awal hanya mencapai 50 orang namun per hari ini sudah bertambah menjadi 120 korban.
Sebanyak 120 korban tersebut merupakan akurasi dari 3.000 orang yang melapor. Berdasarkan informasi dari salah satu pengacara yang menuntut kasus ini, yaitu Toni Buzbee, 120 orang tersebut adalah korban dengan bukti yang paling kuat dan sudah melakukan proses wawancara bersama FBI. Dan diperkirakan bahwa akan ada lagi para korban yang speak up.
Dalam konfrensi persnya Toni Buzbee juga menyampaikan bahwa ”rahasia paling besar sudah terungkap ke dunia” orang-orang yang selama ini diam akhirnya membuka suara terkait kasus yang dilakukan oleh P Diddy.
Salah satu korban melaporkan bahwa, saat itu umurnya masih minor dan saat bertemu Diddy Ia dijanjikan ke orang tuanya bahwa si anak ini akan dibuat tenar tapi dengan syarat si anak harus private dan diarahkan sendiri oleh P Diddy. Berdasarkan laporan tersebut, banyak netizen yang berspekulasi bahwa cerita tersebut sangat mirip dengan kisah seorang artis terkenal yaitu JB (Justin Beiber). Hal ini berkaitan juga dengan kedekatan hubungan P Diddy dan JB saat akan merintis karirnya di dunia hiburan.
”Private harus melakukan hal yang tidak pantas dengan mulutnya, silahkan kalian pikirkan sendiri itu apa” kata Clara Lue diakun tiktok miliknya.
Selanjutnya ada salah satu korban perempuan yang menceritakan bahwa, saat berumur 15 tahun Ia dijemput oleh P Diddy untuk mengadiri acara pesta club, dan sesampainya ditempat, korban diberi minum, lalu setelah itu Ia tak sadarkan diri. Saat bangun pagi hari, keadaan si wanita ini sudah tidur dalam keadaan telanja*g disamping P Diddy. Korban juga menjelaskan bahwa hampir seluruh tubuhnya lecet dan terasa sakit, tapi tidak ada satupun ingatannya tentang apa yang terjadi karena benar-benar dalam kondisi blackout (hilang kesadaran sementara).
Menanggapi kasus ini, Pengacara Diddy yaitu erica wolff menyampaikan bahwa mereka tidak ingin menganggapi kasus ini karena itu hanya media circus atau kekonyolan yang dilakukan dimedia.
(Dia Daiyanti)
Sumber : tiktok @ clara_lue