Belum tuntas penyidikan, publik sudah digegerkan dengan isu rekaman CCTV yang disebut merekam aksi bejat terhadap anak angkatnya, Zulfa.
Isu ini pertama kali muncul di media sosial. Beberapa akun di TikTok dan X (Twitter) menyebarkan narasi soal rekaman tersebut. Salah satunya akun @Beritamanjahhviraleq yang menulis, “Sumpah gak tega sampe ada rekaman cctv waktu kiyai masthuro rohili melakukan aksinya.”
Kabar itu langsung menyulut emosi warganet. Namun hasil penelusuran menunjukkan, kebenaran rekaman CCTV sangat diragukan dan diduga kuat hanya hoaks.
Kasus ini sebelumnya mencuat setelah dua korban, Zulfa (anak angkat) dan Salwa (keponakan), berani buka suara. Mereka mengaku menjadi korban pelecehan sejak masih di bawah umur.
Kisah keduanya dipublikasikan oleh dr. Richard Lee yang kini juga memberi pendampingan hukum.
Laporan resmi terhadap KH Masturo Rohili sudah masuk ke Polres Bekasi pada 7 Juli 2025. Saat ini, kasus berada di tahap penyidikan.
Penulis : Arsy Apriliany Munawaroh
Editor : Bahana.