JAKARTA – Sebuah pesawat angkut berat milik Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force) Boeing C-17 Globemaster III terpantau melintasi ruang udara Indonesia, Kamis (16 April 2026) siang.
Pesawat dengan callsign terkait berangkat dari Pangkalan Udara Paya Lebar, Singapura, dan melintas dari wilayah Riau menuju Sumatera Barat.
Pengamat militer RANOSINT (@Ranosint) melalui akun X-nya membagikan data pelacakan dari Flightradar24 yang menunjukkan pergerakan pesawat tersebut. Ini bukan kali pertama pesawat kargo militer AS melintasi jalur serupa ketika beroperasi ke atau dari Singapura.
Menurut pengamatan, beberapa pesawat kargo militer tampaknya mendapatkan izin khusus untuk rute transit ini.
Selain C-17 Globemaster III, aktivitas militer udara AS di kawasan juga terlihat dari pesawat tanker Boeing KC-135 Stratotanker dan pesawat angkut berat Lockheed C-5M Super Galaxy yang terus melintasi Selat Malaka secara rutin.
Pengamatan ini terjadi di tengah pembahasan antara Indonesia dan Amerika Serikat mengenai proposal akses ruang udara.
Kementerian Pertahanan RI menyatakan bahwa pembicaraan masih berlangsung dan belum ada kesepakatan final.
Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa kedaulatan ruang udara tetap berada di tangan NKRI dan setiap kerja sama harus menghormati hukum nasional serta kepentingan strategis Indonesia.
Paya Lebar Air Base di Singapura memang dikenal sebagai pangkalan yang kerap digunakan oleh militer AS untuk operasi logistik dan transit di kawasan Indo-Pasifik.
Jalur lintas di atas wilayah Indonesia, termasuk sepanjang Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), menjadi perhatian pengamat karena frekuensi pergerakan pesawat asing.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Kementerian Pertahanan atau TNI AU mengenai izin khusus penerbangan tersebut.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti perkembangan dari sumber resmi pemerintah. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin