KAGOSHIMA – Gunung berapi Sakurajima yang aktif di Prefektur Kagoshima, Jepang, kembali meletus pada Sabtu malam, 18 April 2026.
Ledakan terjadi pukul 23.30 waktu setempat dari kawah puncak Minamidake (Nangakusancho Kako), melontarkan kolom asap dan abu setinggi 2.300 meter yang mengarah ke barat laut.
Menurut akun resmi Kantor Sungai dan Jalan Nasional Osumi, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang (@mlit_osumi), aktivitas vulkanik Sakurajima dalam beberapa waktu terakhir semakin intens.
Ledakan ini menjadi peringatan penting bagi warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap jatuhan abu vulkanik yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, kesehatan pernapasan, hingga lalu lintas.
Video yang dibagikan menunjukkan pemandangan dramatis erupsi malam hari: cahaya oranye terang dari material pijar yang menyembur, disusul awan abu tebal yang menjulang ke langit gelap.
Rekaman tersebut diambil dengan kecepatan 10x untuk memperjelas dinamika ledakan.
Ini merupakan ledakan kelima sepanjang tahun 2026.
Hanya beberapa hari sebelumnya, pada 11 April 2026, Sakurajima juga mengalami erupsi besar pertama tahun ini.
Kolom abu saat itu mencapai 3.400 meter, menyebabkan penerbangan di sekitar bandara Kagoshima terganggu dan material vulkanik tersebar hingga radius 1 kilometer.
Peringatan Level 3 (Jangan Mendekati Gunung) dari Badan Meteorologi Jepang (JMA) masih berlaku, membatasi akses ke area rawan.
Sakurajima dikenal sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di Jepang, terletak sangat dekat dengan kota Kagoshima.
Erupsi berulang ini merupakan bagian dari aktivitas normal di Ring of Fire Pasifik, namun tetap memerlukan kesiapsiagaan tinggi.
Abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi mata dan saluran pernapasan, mengganggu visibilitas, serta merusak mesin kendaraan dan tanaman pertanian.
Imbauan Keselamatan untuk Warga dan Wisatawan:
Gunakan masker dan pelindung mata saat beraktivitas di luar ruangan jika terjadi jatuhan abu.
Hindari area dekat gunung sesuai peringatan Level 3.
Pantau update resmi dari JMA dan otoritas setempat.
Siapkan perlengkapan darurat, terutama bagi lansia dan anak-anak.
Meski belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan besar dari ledakan terbaru ini, warga diimbau tetap tenang namun waspada.
Aktivitas vulkanik Sakurajima dapat berubah sewaktu-waktu.
Berita ini dihimpun dari informasi resmi pemerintah Jepang dan laporan sebelumnya.
(Sumber: Akun resmi Kementerian Jepang via X, Japan Meteorological Agency, dan laporan media internasional)
Foto/video: Courtesy @mlit_osumi
Editor : Iwa Ikhwanudin