Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Video Viral, Penumpang Rekam Momen Shinkansen Berhenti Darurat di Terowongan Sebelum Peringatan Gempa Berbunyi

Iwa Ikhwanudin • Senin, 20 April 2026 | 16:19 WIB
Tangkapan video ketika kereta peluru Shinkansen Jepang berhenti sebelum peringatan gempa berbunyi.
Tangkapan video ketika kereta peluru Shinkansen Jepang berhenti sebelum peringatan gempa berbunyi.

TOKYO – Sebuah video yang diunggah di platform X (Twitter) oleh akun @JY09gami3 langsung viral dan menuai ribuan like serta repost.

Video tersebut memperlihatkan situasi di dalam kereta peluru Shinkansen Jepang saat berada di dalam terowongan.

Tiba-tiba kereta melakukan pengereman darurat sebelum aplikasi smartphone berbunyi peringatan gempa bumi.

Dalam video berdurasi sekitar 28 detik, penumpang yang merekam terlihat tenang namun jelas terkejut.

Baca Juga: Gunung Sakurajima Meletus Lagi di Jepang, Kolom Abu Capai 2.300 Meter, Warga Diminta Waspada Abu Vulkanik

Lampu kereta tetap menyala, namun suara pengereman mendadak terdengar jelas di tengah kegelapan terowongan.

Caption berbunyi: “Sedang berhenti operasi di dalam terowongan. Pengereman darurat aktif sebelum peringatan gempa darurat di smartphone berbunyi. Saya merasakan betapa hebatnya sistem keselamatan kereta api.”

Mengapa Bisa Berhenti Lebih Cepat dari Alert Smartphone?

Fenomena ini bukan kebetulan, melainkan bukti canggihnya teknologi UrEDAS (Urgent Earthquake Detection and Alarm System) milik Jepang.

Sistem ini bekerja dengan mendeteksi gelombang primer P-wave (gelombang awal yang lebih cepat dan tidak terlalu merusak) melalui sensor yang dipasang di sepanjang pantai, laut, dan jalur kereta.

Baca Juga: Gempa Dahsyat Magnitudo 7,5 Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan, Warga Diminta Segera Mengungsi

Begitu sensor mendeteksi getaran di atas ambang batas, sistem langsung memutus aliran listrik ke overhead line (kabel listrik di atas kereta).

Akibatnya, kereta Shinkansen yang kehilangan daya secara otomatis mengaktifkan rem darurat.

Proses ini bisa terjadi dalam hitungan detik — sering kali hanya 1-2 detik setelah deteksi — sehingga kereta bisa berhenti total sebelum gelombang sekunder S-wave (yang lebih kuat dan merusak) tiba.

Teknologi ini telah disempurnakan sejak tahun 1990-an dan terbukti menyelamatkan nyawa pada berbagai gempa besar, termasuk Gempa Tohoku 2011 (M 9,0).

Saat itu, puluhan Shinkansen berhasil dihentikan secara otomatis tanpa korban jiwa di jalur cepat. 

Baca Juga: Nyawa Wanita di Ujung Tanduk di Gedung 19 Lantai Gangnam Station Seoul, Diselamatkan Warga dengan Jambak Rambut

Respons Netizen: “Teknologi Jepang Benar-Benar Luar Biasa”Video tersebut langsung mendapat apresiasi tinggi dari pengguna X. Banyak yang berkomentar:“

Sistem keselamatan kereta Jepang memang juara.

Alert HP baru bunyi setelah kereta sudah berhenti.

“Ini bukti pelajaran dari bencana masa lalu benar-benar diterapkan dengan baik.”
“Di terowongan gelap seperti ini pasti menegangkan, tapi justru menunjukkan seberapa cepat sistem bekerja.”

Beberapa media Jepang seperti Storyful Viral dan stasiun televisi lokal bahkan menghubungi pemilik video untuk meminta izin penggunaan materi.

Baca Juga: Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Desa Kristen Debel, Lebanon Selatan, IDF Akui Keaslian Foto dan Janji Selidiki

Pelajaran untuk Indonesia

Indonesia sebagai negara rawan gempa dan tsunami dapat menimba inspirasi dari sistem UrEDAS ini.

Meski belum ada kereta cepat sekelas Shinkansen di seluruh wilayah, penerapan teknologi deteksi dini berbasis sensor P-wave pada infrastruktur transportasi massal bisa menjadi langkah penting untuk meningkatkan keselamatan publik.

Saat ini, video tersebut telah ditonton ratusan ribu kali hanya dalam waktu singkat dan terus menyebar luas.

Kejadian ini kembali mengingatkan dunia bahwa Jepang bukan hanya unggul dalam kecepatan, tapi juga dalam keselamatan berbasis teknologi yang telah teruji oleh alam.

(Sumber: Video asli dari @JY09gami3 di X, penjelasan teknis UrEDAS dari berbagai referensi keselamatan kereta Jepang)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Shinkansen berhenti darurat #UrEDAS Jepang #video viral gempa Shinkansen #sistem keselamatan kereta Jepang #radar malioboro