Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Pejabat Nuklir AS Andrew Hugg Dikawal Keluar Pentagon Usai Video Undercover James O'Keefe Bocorkan Info Sensitif

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 22 April 2026 | 11:41 WIB
Pejabat Nuklir AS Andrew Hugg Dikawal Keluar Pentagon Usai Video Undercover James O
Pejabat Nuklir AS Andrew Hugg Dikawal Keluar Pentagon Usai Video Undercover James O'Keefe Bocorkan Info Sensitif

WASHINGTON – Pejabat tinggi keamanan nuklir dan kimia Angkatan Darat Amerika Serikat, Andrew Hugg, dikawal keluar dari Pentagon hanya beberapa jam setelah video rekaman tersembunyi James O'Keefe dirilis.

Dalam video itu, Hugg terlihat santai membahas kepemilikan agen saraf AS, kematian seorang ahli kimia militer akibat paparan, korban anak-anak dalam serangan di Iran, hingga rencana pembunuhan pemimpin tertinggi Iran berikutnya. 

Siapa yang terlibat?
Andrew Hugg menjabat sebagai Chief of Chemical Nuclear Surety di Angkatan Darat AS, bertanggung jawab atas keselamatan program nuklir dan senjata kimia.

Video tersebut direkam oleh tim O'Keefe Media Group pimpinan James O'Keefe di sebuah restoran umum.

Baca Juga: Anggota DPR Kritik Keras Birokrasi Indonesia, Masih Minta Fotokopi KTP dan KK, Padahal Punya e-KTP Canggih Sejak 2011, Malaysia Sudah Tap MyKad Hemat Triliunan Rupiah

Kolonel Purnawirawan Douglas Macgregor yang pertama kali menyebarkan kabar ini melalui akun X (Twitter) miliknya.

Apa yang terjadi?
Dalam rekaman kamera tersembunyi berdurasi panjang, Hugg berbicara terbuka dengan seorang perempuan yang tidak dikenal.

Ia mengaku AS masih memiliki nerve agent (agen saraf) dan menceritakan seorang ahli kimia Angkatan Darat baru saja meninggal dunia karena paparan zat kimia tersebut.

Hugg juga mengakui serangan udara AS di Iran menewaskan warga sipil termasuk anak-anak, yang disebutnya sebagai "collateral damage" atau kerusakan sampingan. 

Lebih jauh, ia membahas proses peluncuran nuklir secara real-time dan menyatakan bahwa AS berencana membunuh Mojtaba Khamenei, calon pemimpin tertinggi Iran berikutnya, jika ia "tidak mengubah sikapnya".

Baca Juga: Die My Love, Film Jennifer Lawrence dan Robert Pattinson Adaptasi Novel Karya Ariana Harwicz

Namun Hugg menegaskan, "Kami tidak akan mengebom nuklir siapa pun."

Kapan kejadiannya?
Video utama dirilis James O'Keefe pada Selasa (21 April 2026) sore waktu AS.

Tak lama kemudian, Douglas Macgregor memposting kabar "BREAKING: US Nuclear Chief Andrew Hugg ESCORTED out of the Pentagon".

Sumber Pentagon menyatakan Hugg langsung ditempatkan dalam administrative leave (cuti administratif) sambil menjalani investigasi mendalam atas pelanggaran keamanan.

Di mana peristiwa itu terjadi?
Percakapan sensitif tersebut berlangsung di restoran umum, bukan di lingkungan aman Pentagon.

Baca Juga: Jepang Cabut Larangan Ekspor Senjata Terbesar dalam Dekade, Kapal Perang, Rudal, hingga Jet Tempur Siap Dijual ke Filipina dan Polandia

Hal ini memicu kekhawatiran besar karena Hugg membahas informasi keamanan nasional di tempat terbuka.

Mengapa ini menjadi isu besar?
Posisi Hugg sangat krusial dalam menjaga protokol keselamatan nuklir dan kimia AS.

Pembicaraan santai tentang aset strategis, korban sipil di Iran, dan target assassinations di depan orang asing dianggap sebagai pelanggaran serius protokol keamanan.

Angkatan Darat AS melalui juru bicara Cynthia O. Smith mengonfirmasi sedang melakukan "investigasi menyeluruh".

Sementara itu, netizen di X ramai berspekulasi.

Baca Juga: Fadly Alberto Hengga Minta Maaf Soal Tendangan Kung Fu di EPA Semarang, Dicoret dari Timnas U-19 AFF 2026

Sebagian menyebut ini bukti kelemahan keamanan internal Pentagon, sebagian lagi menghubungkannya dengan ketegangan AS-Iran di bawah pemerintahan saat ini.

O'Keefe sendiri menyatakan telah menghubungi Pentagon dan Angkatan Darat untuk tanggapan resmi.

Hingga berita ini diturunkan, Pentagon belum merilis pernyataan lengkap terkait alasan pasti pengawalan Hugg.

Kasus ini terus menjadi sorotan karena melibatkan isu sensitif nuklir, senjata kimia, dan stabilitas kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi dinamika global, termasuk hubungan AS dengan sekutu dan lawan di Asia hingga Timur Tengah.

(Sumber: Postingan Douglas Macgregor, James O'Keefe di X, dan laporan media internasional per 22 April 2026)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Andrew Hugg #James O'Keefe #nuklir AS #pentagon #iran