Gaza City, 28 Mei 2026 – Pasukan Israel kembali melakukan serangan udara presisi yang menewaskan Mohammed Odeh, komandan baru sayap militer Hamas (Brigade Al-Qassam).
Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Odeh diangkat menggantikan pendahulunya yang juga tewas.
Menurut konfirmasi Hamas dan sumber Israel, serangan udara Israel pada Selasa (26 Mei 2026) menargetkan sebuah bangunan hunian di kawasan Rimal, Gaza City.
Selain Odeh, istri dan dua anaknya juga menjadi korban dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Militer AS Lakukan Serangan Defensif di Iran Selatan Dekat Bandar Abbas, Drone Iran Ditembak Jatuh
Keluarga Odeh telah menggelar pemakaman pada Rabu (27 Mei 2026).
Odeh disebut sebagai salah satu perencana serangan 7 Oktober 2023 dan merupakan komandan keempat Brigade Al-Qassam yang dieliminasi Israel sejak perang Gaza berlangsung.
Ia baru saja menggantikan Izz al-Din al-Haddad yang tewas pekan sebelumnya.
Sebelumnya, posisi ini juga dipegang oleh Mohammed Sinwar dan Mohammed Deif.
Baca Juga: Bupati Hamenang Serahkan Hewan Kurban, Ajak Masyarakat Teladani Semangat Berbagi
Israel mengklaim operasi ini berhasil menyasar target tinggi Hamas yang terlibat langsung dalam perencanaan serangan mematikan terhadap warga sipil.
Sementara itu, di pihak Palestina, serangan ini menimbulkan korban sipil dan menambah ketegangan di tengah gencatan senjata yang rapuh.
Video dampak serangan yang beredar di media sosial menunjukkan kepulan asap tebal di lokasi kejadian.
Hamas menyatakan akan terus melanjutkan perlawanan meski kepemimpinan militernya terus dikejar.
Baca Juga: Bahasa Gen Z untuk Edukasi Safety Riding
Berita ini menjadi perhatian dunia internasional karena menandakan strategi Israel yang terus menargetkan pimpinan tertinggi Hamas meski kelompok tersebut kerap mengumumkan pengganti baru dalam waktu singkat.
Editor : Iwa Ikhwanudin