Gaza – Israel kembali melakukan serangan udara mematikan di Gaza City hanya beberapa jam sebelum perayaan Idul Adha 2026.
Serangan tersebut menewaskan seorang komandan senior Hamas beserta keluarganya dan menimbulkan korban jiwa serta luka di kalangan warga sipil Palestina yang sedang mempersiapkan hari raya.
Menurut laporan dari berbagai sumber, serangan Israel menargetkan sebuah bangunan perumahan di kawasan padat penduduk Gaza City pada Selasa malam (26 Mei 2026).
Korban termasuk Mohammed Odeh (atau Mohammed Oudeh), yang baru saja diangkat sebagai pemimpin sayap militer Hamas.
Hamas mengonfirmasi kematian Odeh beserta istrinya dan dua orang anaknya.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan suasana mencekam pasca-serangan.
Jalanan penuh puing-puing, bangunan rusak berat, asap mengepul, serta warga berkerumun di lokasi kejadian sambil berusaha menyelamatkan korban.
Banyak warga yang sedang berbelanja kebutuhan Idul Adha dan beraktivitas malam hari menjadi korban.
Baca Juga: Israel Bunuh Komandan Militer Hamas yang Baru, Mohammed Odeh Tewas Bersama Keluarga di Gaza City
Pejabat kesehatan Gaza melaporkan setidaknya 5-9 orang tewas dan belasan lainnya luka-luka dalam insiden tersebut.
Israel mengklaim serangan tersebut sebagai operasi targeted untuk menghilangkan Mohammed Odeh, yang disebut sebagai salah satu arsitek serangan 7 Oktober 2023.
Odeh baru-baru ini menggantikan komandan sebelumnya yang juga tewas dalam serangan serupa.
Namun, serangan ini terjadi di tengah gencatan senjata yang rapuh dan justru menuai kritik karena jatuhnya korban sipil menjelang hari besar umat Islam.
Baca Juga: Militer AS Lakukan Serangan Defensif di Iran Selatan Dekat Bandar Abbas, Drone Iran Ditembak Jatuh
Warga Palestina menyampaikan duka mendalam.
Banyak yang menggambarkan serangan ini sebagai "pembantaian" di saat mereka sedang mempersiapkan kurban dan perayaan Idul Adha.
Prosesi pemakaman korban digelar pada Rabu (27 Mei 2026) di Gaza City.
Serangan ini menambah ketegangan di wilayah Gaza meski ada kesepakatan gencatan senjata sejak akhir 2025.
Baca Juga: Bupati Hamenang Serahkan Hewan Kurban, Ajak Masyarakat Teladani Semangat Berbagi
Berbagai pihak mengecam aksi Israel yang dinilai mengabaikan keselamatan warga sipil. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin