Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, 1 Tewas dan 60 Lebih Luka-luka – Penerbangan Lumpuh Sementara

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 4 Juni 2026 | 11:41 WIB
Otoritas Penerbangan Sipil Kuwait merilis rekaman CCTV yang menunjukkan momen mengerikan tersebut, memicu kepanikan dan korban jiwa. 
Otoritas Penerbangan Sipil Kuwait merilis rekaman CCTV yang menunjukkan momen mengerikan tersebut, memicu kepanikan dan korban jiwa. 

Kuwait, 4 Juni 2026 – Ledakan dahsyat mengguncang Terminal 1 Bandara Internasional Kuwait pada 3 Juni 2026 setelah diserang drone.

Otoritas Penerbangan Sipil Kuwait merilis rekaman CCTV yang menunjukkan momen mengerikan tersebut, memicu kepanikan dan korban jiwa. 

Menurut pernyataan resmi Kuwait, serangan drone tersebut menyebabkan satu orang tewas (warga negara India) dan lebih dari 60 orang mengalami luka-luka.

Bandara sempat menghentikan seluruh operasional penerbangan sebelum akhirnya dibuka kembali setelah situasi terkendali. Kerusakan struktural cukup parah pada gedung terminal penumpang. 

Baca Juga: Tradisi Unik Jamaah Haji Bugis Sulsel: Pulang dari Tanah Suci Pakai Baju Adat Glamor, Viral di Media Sosial

Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) langsung membantah tuduhan sebagai pihak yang bertanggung jawab.

IRGC menyatakan pihaknya tidak menargetkan bandara sipil Kuwait.

Menurut mereka, kerusakan di Terminal 1 disebabkan oleh malfungsi rudal Patriot buatan AS yang gagal menembak jatuh proyektil Iran. 

IRGC mengklaim serangan mereka hanya ditujukan ke pangkalan militer AS di Kuwait (seperti Ali Al Salem Air Base) dan markas Armada Kelima AS di Bahrain sebagai balasan atas serangan sebelumnya terhadap kapal tanker minyak Iran dan pulau Qeshm. 

Baca Juga: Avengers: Doomsday Disutradarai Russo Brothers Menjadi Film 2026 yang Ditunggu-tunggu

Sementara itu, US Central Command (CENTCOM) membantah klaim Iran dan menyebut serangan terhadap bandara sebagai “serangan yang disengaja, terencana, dan tidak dapat dibenarkan”.

Bandara Internasional Kuwait diketahui tidak hanya melayani penerbangan sipil.

Fasilitas ini juga berfungsi sebagai basis logistik militer AS (dikenal sebagai Al-Mubarak Air Base atau Cargo City).

Hal ini membuat bandara menjadi target strategis di tengah eskalasi konflik Iran-AS tahun 2026. 

Baca Juga: Roblox Hadirkan Fitur Kids dan Select Guna Lindungi Anak Berdasarkan Kategori Usia

Serangan ini semakin menguji gencatan senjata rapuh antara Iran dan AS.

Meski demikian, kedua belah pihak mengaku tetap membuka pintu dialog untuk de-eskalasi, termasuk kesepakatan terkait Selat Hormuz.

Kuwait telah mengaktifkan tim darurat dan sedang mengevakuasi serta merawat korban.

Penerbangan internasional sempat dialihkan, menyebabkan gangguan jadwal penerbangan di kawasan Teluk.

Peristiwa ini menjadi sorotan dunia karena melibatkan fasilitas sipil di tengah konflik militer.

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Serangan Drone Iran Kuwait #Ledakan Bandara Kuwait #Kuwait International Airport #Konflik Iran AS 2026 #IRGC Bantah Serangan Bandara