Diduga Picu Wabah Diare di AS, Selada Iceberg Jadi Sorotan

Khansa Qisthi Fathinah • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 16:05 WIB
Ilustrasi seseorang mengalami sakit perut yang menjadi salah satu gejala infeksi saluran pencernaan. (Pinterest/HealthCare)
Ilustrasi seseorang mengalami sakit perut yang menjadi salah satu gejala infeksi saluran pencernaan. (Pinterest/HealthCare)

 

RADAR MALIOBORO - Kasus diare massal yang terjadi di Amerika Serikat tengah menjadi perhatian otoritas kesehatan setempat.

Dari hasil penyelidikan sementara, selada jenis iceberg diduga berkaitan dengan penyebaran wabah yang telah menyerang ribuan warga.

Melansir dari AP News Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) masih menelusuri sumber pasti penyebaran parasit Cyclospora cayetanensis yang menyebabkan penyakit siklosporiasis. 

Sejauh ini, hampir dua ribu kasus telah dilaporkan dari sejumlah negara bagian.

Baca Juga: Mengenang Keigo Higashino, Sang 'Raja Fiksi Misteri' Jepang Tutup Usia di 68 Tahun, Ini 5 Mahakaryanya

Temuan awal mengarah pada produk selada iceberg yang dipasok Taylor Farms.

Perusahaan tersebut kemudian menarik sejumlah produknya dari pasaran sebagai bentuk kehati-hatian selama proses investigasi berlangsung.

Dampak penyelidikan itu juga dirasakan sejumlah restoran cepat saji.

Taco Bell, misalnya, memilih menghentikan sementara penggunaan selada iceberg di beberapa gerai sambil menunggu hasil pemeriksaan dari otoritas kesehatan.

Baca Juga: Kerja Bergaji Rp18 Miliar? Mitos dan Realita Penjaga Mercusuar La Jument

Siklosporiasis merupakan infeksi akibat parasit Cyclospora cayetanensis.

Penyakit ini umumnya menimbulkan diare yang berlangsung cukup lama dan sering disertai kram perut, mual, hilang nafsu makan, tubuh terasa lemas, hingga penurunan berat badan.

Gejala biasanya muncul beberapa hari setelah seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi.

Baca Juga: Pemkab Klaten Komitmen Bersama Kembangkan Perkebunan dan Pertanian

Otoritas kesehatan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengonsumsi sayuran segar serta mengikuti informasi mengenai produk pangan yang ditarik dari peredaran.

Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan sumber kontaminasi dan mencegah munculnya kasus baru.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
diare massal selada iceberg Taylor Farms Siklosporiasis amerika serikat