Taiwan Rencanakan Bagi Uang Rp5 Jutaan per Warga pada 2027, Ini Alasannya

Regina Renate Yosuana • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:20 WIB
Presiden Taiwan Lai Ching-te
Presiden Taiwan Lai Ching-te

Pemerintah Taiwan tengah menyiapkan rencana pembagian uang tunai sebesar NT$10.000 atau sekitar Rp5,1 juta hingga Rp5,5 juta kepada setiap warga pada 2027.

Rencana tersebut disampaikan Presiden Taiwan Lai Ching-te setelah pemerintah memaparkan rancangan anggaran negara untuk tahun depan. Jika terealisasi, program ini menjadi salah satu kebijakan pemerintah untuk memastikan manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kebijakan tersebut tidak terlepas dari performa ekonomi Taiwan yang tengah tumbuh kuat. Sektor semikonduktor dan teknologi informasi menjadi salah satu penggerak utama, ditambah meningkatnya permintaan global terhadap produk yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI).

Pemerintah Taiwan memperkirakan perekonomian negaranya dapat tumbuh 11,05 persen pada 2026. Angka tersebut berpotensi menjadi pertumbuhan ekonomi tertinggi Taiwan dalam 39 tahun terakhir.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Andrea Bocelli Bakal Konser di Borobudur dan Jakarta

Anggaran Capai Rp120 Triliun

Lai Ching-te menilai pertumbuhan ekonomi tidak seharusnya hanya memberikan keuntungan kepada perusahaan teknologi maupun sektor yang sedang berkembang pesat.

Karena itu, pemerintah berencana mengalokasikan anggaran sekitar NT$235,7 miliar atau US$7,4 miliar untuk mendukung program pembagian uang tunai tersebut pada 2027.

Pemerintah Taiwan menyatakan penyusunan anggaran tetap memperhatikan keseimbangan antara pendapatan dan belanja negara. Program tersebut juga dirancang tanpa menambah utang bersih pemerintah.

Presiden Lai menyoroti masih adanya kelompok masyarakat yang belum merasakan dampak pertumbuhan ekonomi dengan kecepatan yang sama seperti sektor teknologi.

Pekerja di sektor jasa, pelaku usaha kecil dan menengah, industri tradisional serta masyarakat yang bekerja di berbagai bidang lainnya tetap menjadi bagian penting dalam perekonomian Taiwan.

Melalui pembagian uang tunai, pemerintah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menentukan sendiri pemanfaatan dana tersebut. Uang yang diterima dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun meningkatkan konsumsi.

Bukan Pertama Kali Taiwan Bagi Uang

Rencana pemberian NT$10.000 pada 2027 bukan merupakan kebijakan pertama Taiwan dalam memberikan uang tunai kepada masyarakat.

Pemerintah Taiwan sebelumnya juga menjalankan program serupa dengan nominal NT$10.000. Berdasarkan data Kementerian Keuangan Taiwan, lebih dari 23 juta orang telah menerima bantuan tersebut hingga akhir April 2026.

Program tersebut menunjukkan bahwa pembagian uang tunai telah menjadi salah satu instrumen yang digunakan pemerintah Taiwan untuk mendistribusikan manfaat pertumbuhan ekonomi kepada masyarakat.

Baca Juga: Apple Bayar Kompensasi Rp2,6 Miliar dalam Kasus Pemecatan Karyawan Terkait Ibadah

Meski demikian, rencana pembagian uang pada 2027 masih harus melewati proses penyusunan dan pembahasan anggaran pemerintah.

Jika nantinya disetujui dan direalisasikan sesuai rencana, warga Taiwan yang memenuhi ketentuan akan menerima NT$10.000 atau sekitar Rp5 jutaan.

Kebijakan itu sekaligus menjadi upaya pemerintah Taiwan agar pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh industri teknologi dan ledakan permintaan AI tidak hanya dinikmati perusahaan besar, tetapi turut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Editor : Bahana.
Lai Ching-te Uang Tunai Taiwan Ekonomi Taiwan Semikonduktor taiwan