NEW JERSEY — Penampilan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan karena kebijakan politiknya, melainkan perubahan warna rambut yang terlihat saat dirinya turun dari pesawat Air Force One di Bandara Kota Morristown, New Jersey, pada 4 September.
Trump selama ini dikenal dengan gaya rambut berwarna pirang keemasan yang menjadi salah satu ciri khas penampilannya. Namun, dalam foto-foto kedatangannya di New Jersey, rambut Trump terlihat lebih gelap dengan nuansa kecokelatan.
Perubahan tersebut cukup mencolok dan langsung menarik perhatian publik. Foto penampilan terbaru Trump kemudian ramai diperbincangkan di media sosial, dengan sejumlah pengguna internet membandingkannya dengan gaya rambut sang presiden sebelumnya.
Netizen Rindu Rambut Pirang Trump
Perubahan warna rambut Trump juga memunculkan beragam komentar dari warganet. Sebagian di antaranya mengaku lebih menyukai penampilan lama Trump dengan warna rambut pirang yang selama ini menjadi ciri khasnya.
Salah satu komentar datang dari pengguna X dengan akun @Sevim8134. Akun tersebut mengungkapkan rasa nostalgianya terhadap penampilan Trump sebelum warna rambutnya tampak berubah.
Baca Juga: Diduga Berorientasi Sex Menyimpang, Chat Mahasiswa Ini Viral, Fetish Suara Kentut Dipertanyakan
"Kami dulu menyukainya dengan rambut pirang keemasan-nya," tulis akun @Sevim8134 melalui platform X.
Komentar tersebut menjadi bagian dari berbagai reaksi yang bermunculan setelah foto Trump beredar luas di dunia maya.
Alasan Perubahan Belum Diketahui
Hingga kini, belum terdapat penjelasan resmi mengenai alasan rambut Trump terlihat lebih gelap. Belum diketahui pula apakah perubahan tersebut merupakan hasil pewarnaan rambut, faktor pencahayaan, atau perubahan gaya penampilan.
Meski terkesan sebagai persoalan sederhana, perubahan visual tersebut berhasil menjadi bahan perbincangan publik. Di tengah aktivitas Trump sebagai kepala negara dan padatnya isu politik Amerika Serikat, penampilan rambutnya justru turut mencuri perhatian.
Rambut pirang keemasan selama bertahun-tahun telah menjadi bagian dari citra Trump di hadapan publik. Karena itu, perubahan warna yang terlihat lebih kecokelatan tersebut dengan cepat memunculkan rasa penasaran sekaligus nostalgia di kalangan warganet.
Editor : Bahana.