Feri M/V June Aster Terbakar di Palawan, 5 Tewas dan 87 Penumpang Hilang

Perawati • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 12:05 WIB
Kebakaran feri MV June Aster di perairan Palawan, Filipina barat, pada 9 September 2026. (foto: kolase dari berbagai sumber)
Kebakaran feri MV June Aster di perairan Palawan, Filipina barat, pada 9 September 2026. (foto: kolase dari berbagai sumber)

PALAWAN — Kapal feri penumpang M/V June Aster terbakar hebat di perairan lepas pantai Provinsi Palawan, Filipina, pada Rabu (9/9) malam. Sedikitnya lima orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut, sementara 87 penumpang dan awak kapal masih belum ditemukan.

Kapal dilaporkan terbakar sekitar 2,2 kilometer dari garis pantai, tidak jauh dari kawasan wisata populer di Palawan.

Penjaga Pantai Filipina masih melakukan pencarian terhadap puluhan orang yang dinyatakan hilang. Data sementara menyebutkan 42 orang telah berhasil diselamatkan dari total 134 penumpang dan awak yang tercatat dalam manifes kapal.

“Berdasarkan data yang kami miliki saat ini mengenai orang yang diselamatkan (42) dan korban jiwa, kami masih memiliki 87 orang yang belum ditemukan,” kata Kapten Penjaga Pantai Noemi Cayabyab kepada stasiun radio lokal, Kamis (10/9).

Proses pendataan korban masih berlangsung. Jumlah tersebut berpotensi berubah seiring petugas melakukan verifikasi terhadap manifes penumpang dan laporan dari lapangan.

Baca Juga: Sebanyak 823 Mahasiswa Baru Jelajah Kebun dan Hutan di Okkabun 2026, Ini Keseruannya

Penjaga Pantai Filipina merilis rekaman video yang memperlihatkan kondisi M/V June Aster setelah terbakar. Dalam rekaman tersebut, sebagian besar badan kapal terlihat hangus dan masih berada di tengah perairan.

Tim penyelamat terus menyisir kawasan sekitar lokasi kejadian untuk menemukan penumpang yang belum diketahui keberadaannya. Operasi pencarian dilakukan dengan kondisi data korban yang masih dinamis.

Kabar kecelakaan tersebut juga memicu kepanikan keluarga penumpang. Ratusan warga dan kerabat korban memenuhi kolom komentar akun Facebook resmi Wali Kota Coron untuk mencari informasi mengenai keberadaan keluarga mereka.

Sejauh ini, otoritas setempat menyatakan belum menerima laporan mengenai adanya warga negara asing (WNA) yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Kecelakaan M/V June Aster kembali menyoroti persoalan keselamatan transportasi laut di Filipina. Negara kepulauan tersebut memiliki ketergantungan tinggi terhadap transportasi laut, namun sejumlah kecelakaan kapal dalam beberapa tahun terakhir menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Pada Januari 2026, kapal feri bertingkat tiga M/V Trisha Kerstin 3 karam di perairan selatan Filipina. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 52 orang.

Sementara itu, pada 2023, kebakaran kapal Lady Mary Joy 3 juga terjadi di wilayah perairan Filipina dan menewaskan 31 orang.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Risiko Banjir Bandang, Dua Kawasan Barat Singapura Diminta Dihindari

Kini, tim SAR kembali berpacu dengan waktu di perairan Palawan. Pencarian terus dilakukan untuk menemukan puluhan penumpang dan awak M/V June Aster yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

 

Editor : Bahana.
M/V June Aster Kapal Terbakar Palawan Kecelakaan Kapal Filipina