Kenaikan nilai saham SpaceX setelah perusahaan melakukan penawaran saham perdana atau IPO membawa perubahan besar bagi kehidupan Brian Aggrey dan istrinya, Phoebe Novack.
Pasangan berusia 35 tahun tersebut memutuskan meninggalkan pekerjaan masing-masing dan memanfaatkan sebagian keuntungan dari investasi saham untuk menjalani perjalanan selama satu tahun.
Aggrey diketahui telah menghabiskan sekitar 14 tahun bekerja di SpaceX. Selama periode tersebut, dia memperoleh saham perusahaan melalui alokasi awal dan bonus berdasarkan kinerja.
Lonjakan nilai saham setelah IPO kemudian membuat kepemilikan tersebut memiliki nilai yang jauh lebih besar. Aggrey dan Novack memilih menjual sebagian saham untuk membiayai rencana perjalanan, sementara sebagian besar aset saham tetap mereka simpan.
Untuk menjalani masa jeda dari pekerjaan tersebut, keduanya menyiapkan anggaran sekitar US$25.000 atau lebih dari Rp400 juta setiap bulan. Mereka menyebut periode tersebut sebagai “Year of Freak”, yang direncanakan berlangsung hingga 31 Juli 2027.
Baca Juga: Viral! Kakek 63 Tahun Lakukan Olahraga Sederhana: Latihan Otot Inti, Mendorong Baskom di Tepi Sungai
Perjalanan keduanya telah membawa mereka ke sejumlah destinasi di Eropa. Milan, pedesaan Prancis, Chamonix, Paris, hingga sejumlah wilayah di Italia menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
Namun, waktu yang mereka miliki tidak sepenuhnya digunakan untuk berlibur.
Novack memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengikuti kelas akting di Fontainebleau. Sementara itu, Aggrey mengisi hari-harinya dengan bersepeda, mengunjungi museum, membaca buku, serta mengeksplorasi berbagai minat pribadi.
Bagi pasangan ini, meninggalkan pekerjaan bukan sekadar keputusan untuk menikmati liburan panjang. Mereka ingin menggunakan kebebasan finansial tersebut untuk mencoba berbagai hal yang sebelumnya sulit dilakukan ketika masih terikat pekerjaan.
Aggrey bahkan dijadwalkan mengerjakan proyek kreatif di Mexico City bersama pematung Brian Thoreen. Proyek tersebut berkaitan dengan persoalan air yang dihadapi kota tersebut.
Di sisi lain, Novack berencana memperluas pengalamannya dengan mempelajari sejumlah bidang, mulai dari desain lanskap, seni visual hingga produksi film.
Masa perjalanan pasangan ini dijadwalkan berakhir pada pertengahan 2027. Namun, keduanya belum menentukan langkah selanjutnya setelah periode tersebut selesai.
Aggrey belum memastikan apakah akan kembali ke pekerjaan sebelumnya atau justru mencoba bidang yang sama sekali berbeda.
Baca Juga: Bikin Terharu, Momen Ayah di Tiongkok Menangis Lepas Anak Hari Pertama TK
Pengalamannya bepergian ke berbagai negara Eropa bahkan memunculkan ketertarikan baru terhadap pengembangan transportasi publik. Sistem transportasi yang mereka temui selama perjalanan membuatnya mulai mempertimbangkan kemungkinan untuk terlibat dalam bidang tersebut.
Bagi Aggrey dan Novack, keuntungan dari kepemilikan saham SpaceX akhirnya memberikan lebih dari sekadar tambahan kekayaan.
Hasil investasi tersebut menjadi kesempatan bagi keduanya untuk berhenti sejenak dari rutinitas, bepergian, mempelajari hal baru, dan mencari arah kehidupan berikutnya tanpa harus terburu-buru menentukan pilihan.