Campak Merebak Lagi, New York Tetapkan Status Darurat Bencana

Safinatun Najah • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 16:56 WIB
Program vaksinasi campak (Dok. Health New York)
Program vaksinasi campak (Dok. Health New York)

Wabah campak kembali menjadi perhatian di Amerika Serikat. Pemerintah Negara Bagian New York menetapkan status darurat bencana menyusul meningkatnya kasus penyakit menular tersebut.

Gubernur New York Kathy Hochul mengumumkan penetapan status darurat pada Senin (5/10/2026). Kebijakan tersebut berlaku di seluruh wilayah negara bagian dan menjadi langkah pemerintah untuk memperkuat penanganan wabah campak.

Status darurat mulai berlaku sejak 5 Oktober 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 4 November 2026. Pemerintah New York menilai kondisi yang berkembang tidak cukup ditangani hanya melalui pemerintah daerah yang terdampak.

Penetapan tersebut dituangkan melalui perintah eksekutif yang dikeluarkan Hochul. Dalam keputusan itu, gubernur menggunakan kewenangan yang diberikan berdasarkan konstitusi Negara Bagian New York serta ketentuan dalam Undang-Undang Eksekutif New York.

Kebijakan tersebut muncul ketika kasus campak di Amerika Serikat kembali mengalami peningkatan. Data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mencatat hampir 3.900 kasus campak terkonfirmasi sepanjang 2026.

Sebanyak 3.869 kasus dilaporkan dari 47 wilayah, sementara 18 kasus lainnya berkaitan dengan pengunjung internasional.

Angka tersebut menunjukkan campak masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat di Amerika Serikat. Kondisi ini juga menjadi perhatian karena negara tersebut sebelumnya telah menyatakan campak berhasil dieliminasi pada 2000 setelah menjalankan program vaksinasi secara luas.

Namun, penyakit tersebut kembali muncul di sejumlah wilayah dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: UGM Batasi Kegiatan Olahraga bagi Mahasiswa dan Masyarakat Umum di Kawasan Kampus, Ini Penjelasannya

Campak dikenal sebagai penyakit yang sangat mudah menular. Penyebarannya dapat berlangsung cepat, terutama di lingkungan dengan tingkat perlindungan vaksinasi yang rendah.

Selain faktor penurunan cakupan vaksinasi, mobilitas masyarakat antarnegara juga menjadi salah satu perhatian. Kasus campak yang terjadi di berbagai belahan dunia berpotensi terbawa masuk ke Amerika Serikat melalui perjalanan internasional, terutama oleh orang yang belum memiliki perlindungan vaksinasi memadai.

Melalui status darurat tingkat negara bagian, pemerintah New York memiliki dasar untuk memperkuat koordinasi dan respons menghadapi ancaman kesehatan masyarakat.

Vaksinasi tetap menjadi salah satu langkah utama untuk mencegah penyebaran campak. Karena itu, pemerintah dan otoritas kesehatan juga dituntut memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai vaksin dan pencegahan penyakit.

Upaya tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak terjebak informasi keliru yang dapat memicu keraguan terhadap vaksinasi, sekaligus membantu menekan risiko meluasnya wabah campak di New York maupun wilayah lainnya.

 

Editor : Bahana.
Kathy Hochul CDC campak amerika serikat new york