Insiden Co-Pilot Serang Pilot di Udara, Pesawat Flydubai Nyaris Jatuh 14.000 Kaki 

Yunita Tri Hastuti • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 11:07 WIB
Pesawat Flydubai FZ1073 rute Dubai–Tel Aviv (Dok.reuters)
Pesawat Flydubai FZ1073 rute Dubai–Tel Aviv (Dok.reuters)

 


RADAR MALIOBORO - Insiden penyerangan terjadi di dalam kokpit pesawat Flydubai FZ1073 rute Dubai–Tel Aviv pada Rabu (30/9/2026).

Co-pilot penerbangan tersebut secara mendadak menyerang pilot utama, Smit Machchhar, hingga menyebabkan pesawat yang mengangkut lebih dari 170 warga Israel itu menukik tajam dari ketinggian awal di atas 30.000 kaki.

Melansir dari reuters, berdasarkan data pelacakan penerbangan Flightradar24, pesawat yang sedang melintas di atas wilayah udara Arab Saudi tersebut mendadak kehilangan ketinggian lebih dari 14.000 kaki dalam waktu kurang dari 30 detik sebelum akhirnya berbelok ke arah barat laut.

Baca Juga: Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Petani Bulutana Lewat Program PKT BERSERI

Momen ketika pesawat menukik tajam menjadi pengalaman yang sangat mengerikan bagi para penumpang. Almog Italie, salah satu penumpang, menuturkan bahwa awalnya ia mengira pesawat hanya sedang mengalami "turbulensi hebat".

"Pesawat jatuh selama 20 hingga 30 detik, lalu seimbang kembali, kemudian mulai jatuh lagi, dan seimbang lagi, lalu kami melihat ada orang-orang di depan, tepat di depan kokpit," ujar Italie.

Kepanikan pun pecah saat sejumlah penumpang berlarian ke bagian depan kabin.

Kapten pilot yang sudah terluka dan bersimbah darah di lantai menggunakan sisa-sisa energinya untuk memicu tombol pembuka pintu kokpit.

Melihat akses pintu terbuka, sejumlah penumpang bersama awak kabin bergegas menerobos masuk ke ruang kendali untuk melumpuhkan pelaku.

Baca Juga: Seniman Indonesia, Malaysia, dan Singapura Bersatu di Yogyakarta 2026

 Di dalam kokpit, mereka menemukan sang Co-pilot sedang berdiri di atas panel kendali sambil memukulinya dalam upaya menjatuhkan pesawat.

Aksi penyelamatan tersebut berlangsung secara spontan.

Asaf Rajuan, salah satu penumpang yang mengalami luka di dahi akibat berduel langsung dengan pelaku, mengungkapkan alasannya bertindak nekad.

"Ini adalah sesuatu yang kamu lakukan tanpa berpikir, hanya berlari untuk menyelamatkan nyawa putrimu, nyawa keluargamu," kata Rajuan.

Sebuah rekaman video dari dalam kabin yang diverifikasi oleh Reuters memperlihatkan situasi pasca-penyergapan.

Dua pria tampak tergeletak berdarah di lantai kokpit.

Suara berbahasa Ibrani dalam video mengidentifikasi salah satunya sebagai pilot yang coba dibunuh, sementara yang lainnya adalah Co-pilot pelaku penyerangan.

Baca Juga: Campak Merebak Lagi, New York Tetapkan Status Darurat Bencana

"Kami baru saja diserang di pesawat ini, mereka mencoba membunuh pilot, dan kami telah mengambil alih kendali atas tim/kru," ujar seorang pria berkemeja hitam dengan wajah terkena bercak darah. Pria lain menambahkan, "Kami berdiri di sini, tidak ada yang boleh melewati pintu pilot."

Setelah pelaku berhasil dilumpuhkan, dua pilot kru cadangan flydubai yang kebetulan berada di dalam penerbangan tersebut mengambil alih kendali dan menyeimbangkan posisi pesawat.

Pesawat sempat melintasi wilayah udara Yordania sebentar sebelum kembali ke ruang udara Arab Saudi untuk melakukan pendaratan darurat di Bandara Tabuk (TUU) dengan selamat.

Otoritas bandara Tabuk menyambut para penumpang serta memfasilitasi perawatan medis bagi kedua pilot.

Baca Juga: UGM Batasi Kegiatan Olahraga bagi Mahasiswa dan Masyarakat Umum di Kawasan Kampus, Ini Penjelasannya

Layanan ambulans Israel juga melaporkan seorang pria berusia 51 tahun dirawat akibat luka ringan. 

Pelaku yang teridentifikasi sebagai warga negara Oman telah diamankan oleh otoritas Arab Saudi untuk penyelidikan motif.

Laporan Al-Jazeera menyebutkan bahwa otoritas Israel sempat mengantisipasi dugaan pembajakan karena penerbangan melintasi kawasan udara sensitif.

Para penumpang kemudian melanjutkan perjalanan menuju Tel Aviv menggunakan pesawat pengganti dan mendarat di Bandara Ben Gurion dengan keterlambatan lebih dari 10 jam.

Salah seorang penumpang menyampaikan rasa syukurnya setelah tiba di rumah.

"Saya hanya bisa mengatakan bahwa itu adalah keajaiban. Itu mengerikan, gila, dan kami bersyukur kepada Tuhan bahwa kami selamat darinya. Kami tidak berpikir kami akan berhasil, tetapi bersyukur kami sudah kembali ke rumah," ungkapnya.

Baca Juga: Yuk Kenalan Sama SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Debut Dengan Konsep Unik dan Warna Musik

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz memuji keberanian para penumpang yang dinilainya berhasil menggagalkan aksi teror pembajakan tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan insiden keamanan yang sangat serius.

Dampaknya, pemerintah Israel mulai memperketat prosedur pemeriksaan terhadap seluruh pilot yang terbang menuju wilayahnya, sekaligus memicu evaluasi global terkait keamanan akses kokpit dan pengawasan awak pesawat.

Di sisi lain, pihak maskapai Flydubai menyatakan bahwa penyebab dan alasan pasti di balik aksi penyerangan ini masih dalam tahap investigasi.

Pihak maskapai juga mengimbau publik untuk tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi dirilis.

 

 



Editor : Meitika Candra Lantiva
Co-Pilot Serang Pilot Pesawat Flydubai nyaris jatuh penyerangan arab saudi