Hilangnya sebuah gunting di Bandara New Chitose, Hokkaido, Jepang, pada 17 Agustus 2024, sempat mengganggu operasional penerbangan. Insiden yang bermula dari sebuah toko di area keberangkatan itu berujung pada pembatalan 36 penerbangan dan keterlambatan 201 penerbangan lainnya.
Pengelola bandara menghentikan sementara pemeriksaan keamanan setelah menerima laporan kehilangan gunting. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada benda berbahaya yang masuk ke area terbatas bandara.
Dampaknya, sejumlah penumpang yang telah melewati pemeriksaan keamanan harus menjalani pemeriksaan ulang. Proses ini memicu antrean panjang dan mengganggu jadwal perjalanan penumpang.
Baca Juga: Nostalgia Film Enchanted (2007), Kisah Dua Dunia dalam Satu Film, Hadirkan Pengalaman Unik
Penghentian pemeriksaan berlangsung sekitar dua jam, mulai pukul 10.24 hingga 12.18 waktu setempat. Setelah situasi dinilai aman, layanan pemeriksaan keamanan kembali beroperasi.
Gangguan tersebut terjadi ketika bandara sedang ramai oleh penumpang yang melakukan perjalanan setelah libur Obon di Jepang. Kondisi itu membuat dampak insiden semakin terasa, terutama bagi penumpang yang memiliki jadwal penerbangan berdekatan.
Sehari setelah kejadian, gunting yang sempat dinyatakan hilang akhirnya ditemukan oleh pegawai toko tempat benda tersebut digunakan.
Pengelola bandara mengakui adanya persoalan dalam pengelolaan dan penyimpanan peralatan di toko tersebut. Insiden ini menjadi pengingat bahwa benda sederhana sekalipun dapat memicu gangguan besar apabila keberadaannya berkaitan dengan prosedur keselamatan penerbangan.
Peristiwa itu juga menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap peralatan di area bandara. Dalam sistem keamanan penerbangan, kehilangan benda yang berpotensi membahayakan harus ditindaklanjuti secara serius, meskipun pada akhirnya benda tersebut ditemukan kembali.