RADAR MALIOBORO - Gudeg merupakan salah satu kuliner khas Yogyakarta yang terbuat dari nangka muda dan dimasak dengan santan, gula merah, serta berbagai rempah-rempah, sehingga menghasilkan cita rasa manis yang khas.
Gudeg sendiri mudah untuk ditemui di daerah Yogyakarta. Biasanya, gudeng disajikan bersama dengan nasi, ayam kampung, telur, tahu, tempe, dan sambel goreng krecek.
Kuliner yang satu ini tidak hanya dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, melainkan sudah terkenal hingga ke mancanegara. Melansir dari radar madura, berikut adalah sejarah serta asal-usul gudeg Yogyakarta.
Asal Usul Gudeg
Secara etimologi, “gudeg” berasal dari bahasa jawa, yang berarti proses memasak nangka muda menggunakan api kecil selama beberapa jam.
Baca Juga: Bikin Geger! Fakta-Fakta Aliran Sesat yang Bolehkan Jemaah untuk Bertukar Pasangan
Tradisi memasak gudeg ini sudah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dalam budaya kuliner yang ada di Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Tidak ada catatatn sejarah yang menjelaskan asal usul gudeg secara explisit. Akan tetapi, beberapa sumber menyebutkan bahwa gudeg telah ada sejak era Kerajaan Mataram Islam di Yogyakarta.
Baca Juga: Developer Supermassive Games PHK 30 Persen Karyawan, Apa Yang Jadi Penyebab
Gudeg dianggap sebagai representasi dari budaya Jawa yang kaya akan filosofi. Kesabaran dan ketelatenan dalam proses memasaknya, mencerminkan karakter dari masyarakat Jawa yang sabar dan telaten.
Sejarah Gudeg
Sejak abad ke-19 gudeg mulai dikenal luas sebagai makanan khas Yogyakarta. Awalnya, makanan ini hanya disajikan dalam acara-acara keraton dan menjadi symbol kemewahan serta status sosial.
Baca Juga: Ingin Punya Image Positif di Mata Public ? Lakukan Hal Ini
Akan tetapi, seiiring waktu, gudeg mulai menyebar di kalangan masyarakat luas, hingga akhirnya menjadi makanan yang bisa mereka konsumsi setiap hari.
Gudeg telah lama memiliki tempat penting dalam tradisi kuliner di Yogyakarta. Hal tersebut dibuktikan pada masa penjajahan Belanda, makanan ini telah dikenal sebagai makanan khas Yogyakarta.
Baca Juga: Olahan Tahu Putih Pangsit yang Ekonomis, Sederhana, dan Lezat
Hingga saat ini, gudeg tetap menjadi salah satu ikon kuliner asal Yogyakarta, yang pastinya akan terus dilestarikan dan dinikmati oleh banyak orang, baik dari Indonesia maupun mancanegara. {}
Editor : Iwa Ikhwanudin