RADAR MALIOBORO - Setiap daerah mempunyai ciri khas kulinernya masing-masing.
Seperti halnya Rawon, Soto pun menjadi salah satu kuliner khas Pulau Jawa.
Bagaimana jika nama Soto dikaitkan dengan sampah?
Ya, namanya Soto Sampah.
Salah satu kuliner legendaris Jogja. Penasaran bagaimana rasanya ??
Baca artikel ini sampai akhir!
Soto Sampah
Soto sampah menjadi salah satu kuliner malam populer di pusat Kota Jogja.
Lokasinya berada di Jalan Kranggan No. 2, Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Jogja, DIY.
Soto sampah terkenal dengan kuliner malam sebab, penjual soto menutup warungnya pada pukul 03.00 dini hari.
Meski jam buka mulai pukul 7.00 pagi. Atau empat jam setelah warung tutup.
Jangan khawatir kehabisan, jam bukanya cukup panjang, menu yang tersedia juga komplit.
Baca Juga: Studi Mengungkap Hubungan Antara Bentuk Wajah dan Status Sosial Ekonomi, Begini Penjelasannya..
Soto Legendaris Sejak Tahun 1970an
Lokasi Soto Sampah memang terbilang cukup sempit. Namun, jangan khawatir kalian bakal kehabisan tempat jika membawa rombongan banyak.
Kamu dan rombonganmu dapat memanfaat sekitar emperan kios, terutama jika di malam hari.
Kalian bisa meminjam tikar dan mencari tempat duduk untuk menikmati Soto Sampah.
Meski begitu, Soto Sampah Yogyakarta ini sudah populer sejak tahun 1970an lho.
Bahkan ada yang menyebutnya sejak tahun 1967.
Nggak kebayang kan pastinya, tahun itu dulunya seperti apa Kota Jogja ?
Dihimpun dari sejumlah sumber, sebelumnya bukan 'Soto Sampah' namanya. Melainkan 'Soto Simak atau Soto Becak'.
Dinamakan demikian karena pembeli aslinya adalah tukang becak.
Pada tahun 2009, ia menjadi semakin terkenal.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata nama tersebut merupakan julukan para pembelinya.
Menggunakan patty daging sapi membuat soto ini kotor.
Demikianlah julukan itu lahir.
Namun jangan salah, terlepas dari namanya, rasanya tetap enak dan pasti menjadi favorit banyak orang.
Dalam seporsi soto, maka mangkokmu akan penuh dengan kacang-kacangan, kubis, bihun, bacon, dan sedikit kecap yang nikmat.
Tak hanya itu, kalian bisa memilih topingnya sendiri. Apakah dengan sate-satean, gorengan atau bahkan perdagingan.
Meski terlihat berantakan, namun sekali mencobanya pasti akan sulit berhenti mengunyah.
Harga Soto Sampah
Selain itu, harganya cukup terjangkau di jantung Kota Jogja. Rasanya bikin merindu Jogja.
Yakni, mulai dari Rp 10 ribu per porsi, namun bisa lebih jika menambah toping dan request lainnya.
Untuk ukuran porsinya bisa pilih satu porsi, satu setengah atau dua porsi.
Tersedia juga berbagai lauk pauk seperti sate usus dan telur, hati kiwi, kepala ayam, ceker, gorengan, perkedel dan sosis individu antara Rp 1.000 - Rp 5.000.
Namanya yang unik, kerap kali membuat orang penasaran untuk mencoba menu Soto Sampah.
Bukan saja masyarakat biasa, bahkan beberapa publik figur tanah air pernah menikmati kuliner ini.
Tak hanya buka di dekat Tugu Jogja, Soto Sampah juga dapat ditemukan di Alun-alun Jogja, sebelah timur Keraton Yogyakarta.
Bagaimana, apakah kamu sudah mencobanya ? atau tertarik merasakan kuliner Soto Sampah Jogja?
Kalian patut mencoba..