RADAR MALIOBORO - Beberapa orang mungkin berpikir bahwa memakan belalang adalah hal yang ekstrim dan merupakan ujian keberanian.
Pasalnya belalang lebih dikenal sebagai serangga liar dan pengganggu tanaman.
Namun tak jarang sebagian masyarakat menyukai belalang yang diolah menjadi kuliner yang nikmat yaitu belalang goreng.
Asin, renyah, unik dan garing, ini perpaduan antara belalang goreng.
Belalang goreng merupakan salah satu kuliner khas daerah Tahura Bunder, Gunungkidul, Yogyakarta.
Nama lain belalang goreng dalam bahasa jawa adalah belalang goreng.
Sejarah kuliner belalang goreng ini bermula dari fakta bahwa saat itu banyak petani di daerah Gunungkidul yang khawatir dengan belalang karena hewan tersebut mengganggu lahan pertanian mereka.
Oleh karena itu, mereka menangkap belalang yang dianggap hama dan mengolahnya menjadi makanan.
Masyarakat di wilayah Gunungkidul sudah terbiasa memakan belalang goreng, sehingga mereka menganggap belalang bukanlah makanan yang asing.
Kawasan kuliner ekstrem ini mampu berinovasi mengubah serangga yang dianggap hama menjadi kuliner yang unik dan nikmat.
Dibalik sajian kuliner ekstrem tersebut, ternyata belalang goreng mengandung sumber protein dan kaya akan kalsium.
Walang atau belalang memiliki protein 20-40 persen lebih banyak dibandingkan udang, daging sapi, dan ayam.
Baca Juga: Waspada! Kebiasaan Sepele Ini Bisa Sebabkan Tubuh Gemuk Salah Satunya Makan Sambil Nonton TV
Belalang juga memiliki banyak manfaat, seperti menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta membuat otak lebih cerdas.
Kalau berurusan dengan belalang goreng, tidak semua belalang bisa dijadikan salah satu jenis belalang yang enak dan lezat.
Belalang jenis ini banyak dijumpai di sawah, kebun, dan peternakan setempat.
Selain itu belalang ini mudah ditemukan hanya pada saat musim penghujan saja, pada saat kemarau cukup sulit untuk menemukan belalang ini.
Pembuatan belalang goreng diawali dengan membersihkan bagian paku, sayap dan kaki belalang.
Jika belalang sudah bersih, ditambahkan bumbu yang biasanya berupa bawang putih dan garam.
Kemudian belalang digoreng dalam minyak panas hingga berwarna cokelat keemasan.
Belalang goreng siap dihidangkan.
Harga jual belalang goreng biasanya berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per toples.
Namun harga belalang goreng meningkat pada musim kemarau. Sebab, belalang sulit ditemukan saat musim kemarau.
Tersedia juga berbagai rasa seperti asin, pedas, dan manis, sehingga pengunjung bebas memilih rasa yang diinginkan.