Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Ini Dia Rahasia Kelezatan Kue Lapis Singkong Buatan Edy Susanto di Tawangmangu Karanganyar. Dibuat dari Bahan Alami Gunung Lawu Hadirkan Rasa Khas

Adinda Ayu Farhani • Kamis, 7 Maret 2024 | 22:43 WIB
Ilustrasi Kue Lapis Singkong khas Tawangmangu, Karanganyar.
Ilustrasi Kue Lapis Singkong khas Tawangmangu, Karanganyar.

RADAR MALIOBORO - Kue lapis singkong masih menjadi jajanan yang digemari.

Selain kaya akan karbohidrat, kue lapis singkong rasanya juga enak.

Kue lapis singkong menjadi makanan khas nusantara.

Di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah misalnya. Khususnya di Tawangmangu, memiliki kue lapis singkong yang khas cukup digemari dan populer.


Salah satu produsen kue lapis singkong di Tawangmangu adalah Edy Susanto.

Dilansir dari laman Radar Solo, kisah Edy Susanto diulas.

Sebelum menjadi produsen, kiprah Edy bermula  dari penjual getuk.

Saban dina, Edy menjajakan getuk di jalan alternatif Sumokado-Tawangmangu.

Rupanya jajan getuk miliknya dilirik wisatawan.

Banyak wisatawan mampir ke warungnya untuk mencari oleh-oleh sekaligus bekal untuk dibawa jalan-jalan.

Meliah potensi itu, Edy pun lama kelamaan juga tertarik membuat produk sendiri.

Lalu terbesitlah ia, membuat kue lapis singkong.

Tak disangka, kue buatannya itu laris manis. Bahkan menjadi favorit turis.

"Wisatawan selalu minta lapis singkong, ini kuenya," ungkap Edy.

Kue lapis singkong buatan Edy pun punya ke khasan sendiri.

Terutama bahan bakunya.

Tak sembarangan singkong, singkong yang diolah yakni, khas dari Gunung Lawu.

Sebetulnya, terang Edy, ia bukanlah satu-satunya yang membuat dan menjual kue lapis singkong di wilayahnya.

Tapi entah bagaimana, kuenya jadi langanan wisatawan.

"Iya, meski banyak dijual di pasar tradisional, wisatawan wajib mampir ke sini," kata Edy.


Edy menegaskan, kue lapis singkong yang dibuatnya berbeda dengan yang dijual di pasaran. 


Dari adonan hingga pewarna yang digunakan, rata-rata masih segar. Denngan pewarna alami dari daun sesuji untuk menghasilkan warna hijau.

Selain itu cara mengolahnya juga masih tradisional.

"Masaknya tetap dikukus, tapi kalau diwarnai tetap menggunakan pewarna alami. Toppingnya taburan kelapa parut,” urainya.


Ia juga mengungkapkan, cukup banyak pelanggannya yang menjadikan jajanan ini sebagai menu sarapan.


"Kadang sebagai lauk, tapi ada juga yang suka sarapan pagi atau pengganti sarapan pagi. Kalau minum kopi juga selingan," imbuhnya.

 



Editor : Meitika Candra Lantiva
#tradisional #Edy Susanto #jajanan #khas #rahasia #gunung lawu #kelezatan #tawangmangu #karanganyar #Kue lapis singkong