RADAR MALIOBORO - Beberapa tahun terakhir, produk kopi instan white coffee semakin digemari. white coffee ini sering dikatakan aman untuk lambung.
white coffee adalah salah satu jenis minuman sebenarnya kopi yang dibuat dari biji kopi yang telah disangrai dengan tingkat sangrai rendah dan menggunakan suhu yang lebih rendah dari biasanya sehingga memberikan warna pada biji kopi yang tidak terlalu gelap.
Baca Juga: Disebut-sebut karena Tidak Laku, Instagram Umumkan Akan Hapus Flipside
Nama white coffee diambil dari warna kopinya yang terang dan tidak segelap kopi hitam. Namun bertolak belakang dengan ekspektasi, white coffee dibuat dari biji kopi biasa yang tidak berwarna putih.
Namun pengolahan biji kopi menjadi kopi berbeda. Di Malaysia, kopi ini dibuat dari biji kopi yang digiling dengan minyak sawit, margarin, atau minyak zaitun. Kopi tersebut kemudian disajikan dengan air panas dan susu kental manis.
Baca Juga: Syifa Hadju dan Rizky Nazar Dikabarkan Putus, Salshabilla Adriani Disebut sebagai Pemicunya
Banyak orang yang percaya bahwa meminum kopi jenis ini aman bagi orang yang menderita penyakit pencernaan atau yang organ perutnya sensitif terhadap kopi.
Kopi putih dikatakan aman bagi lambung karena mengandung lebih sedikit kafein dibandingkan jenis kopi lainnya. Kafein merupakan stimulan yang dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti mual, diare, dan sindrom iritasi usus besar (IBS).
Baca Juga: CEO TikTok Buka Suara Setelah Aturan Blokir Disahkan Presiden Joe Biden
Selama proses penggilingan, biji kopi diproses pada suhu rendah. Oleh karena itu, kandungan kafein pada kopi bubuk tetap sedikit.
Rasanya kurang asam dan jauh lebih lembut dibandingkan jenis kopi lainnya. Namun, Anda tetap perlu berhati-hati karena tubuh setiap orang berbeda-beda. Anda mungkin sensitif terhadap kafein atau tidak toleran terhadap kafein, sehingga dosis kecil sekalipun dapat menyebabkan reaksi tertentu pada tubuh Anda.
Selain gangguan pencernaan, efek samping kafein meliputi kecemasan, insomnia, detak jantung, sakit kepala, dan kegugupan di telinga Kandungan kafein yang rendah tidak menjamin kopi lebih sehat.
Perlu diingat, jenis kopi ini diolah dengan campuran minyak kelapa sawit, margarin, atau minyak zaitun. Karena campuran tersebut, setiap cangkirnya mengandung lemak jenuh dan tak jenuh yang lebih banyak dari kopi biasanya. Setiap cangkir mengandung kira-kira 5 gram lemak jenuh dan 7 gram lemak tak jenuh.
White coffee memiliki karakteristik rasa yang ringan seperti kacang dengan sedikit hawaij. Selain itu, banyak orang yang juga minum white coffee dengan campuran kapulaga, kayu manis, jahe dan juga cengkeh. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin