RADAR MALIOBORO – Salah satu jenis kue ulang tahun yang kita tahu dan sangat familiar adalah kue black forest. Kue dasar rasa coklat, irisan coklat melengkung, krim, dan buah ceri adalah bahan yang membuat kue Black Forest menjadi sangat disukai.
Asal-Usul Kue Black Forest
Sejarah kue ini terinspirasi dari sebuah hutan di provinsi Baden-Württemberg, Jerman, yang disebut Schwarzwald, yang dalam bahasa Inggris berarti Hutan Hitam atau Hutan Hitam.
Baca Juga: Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Ausbildung, Simak Bagi yang Ingin Meniti Karir di Jerman!
Awalnya, Black Forest bukanlah berbentuk kue, melainkan hidangan dessert yang terdiri dari krim, ceri, dan kirschwasser (air sari buah ceri). Kirschwasser ada yang mengandung alkohol, ada yang tidak.
Oleh karena itu, orang Jerman menyebut kue ini Schwarzwälder Kirschtorte (yang dalam Bahasa Indonesia berarti "kue ceri hutan hitam").
Masyarakat di daerah Schwarzwald (Black Forest) biasanya menggunakan kirschwasser untuk kue mereka karena daerah ini terkenal dengan produksi cherry berkualitas tinggi dan sangat melimpah.
Meskipun dikenal karena asalnya dari Black Forest, seorang pembuat kue dari Bad Godesberg, dekat Bonn, mengatakan bahwa dia menemukan resepnya pada tahun 1915. Kemungkinan dia berasal dari Danau Constance, yang dekat dengan Black Forest, dan karena itu ia memberi nama tempat itu.
Ada beberapa teori tentang bagaimana kue ini tercipta.
• Pertama, serutan coklat di atas kue mungkin melambangkan Black Forest. M
• Kedua, karena namanya berasal dari kata Kirschwasser, yang merupakan ciri khas daerah Black Forest.
• Ketiga, ada teori bahwa namanya berasal dari pakaian tradisional wanita asal Black Forest yang berwarna hitam dengan blus putih serta topi putih, dengan sentuhan bola-bola merah yang melambangkan buah ceri.
Baca Juga: Viral Penghentian Ibadah di Gresik, Polisi Turun Tangan
Perjalanan Cerita Kue Black Forest
Mulai tahun 1930-an, kue ini mulai berkelana keluar dari wilayah Schwarzwald dan mulai terkenal di seluruh Jerman, Austria, dan kota-kota besar Swiss. Karena banyaknya permintaan pelanggan, toko kue dan roti mulai menjadikan Black Forest sebagai koleksi wajib mereka.
Baca Juga: Prabowo: Yang Tidak Mau Diajak Kerja Sama Tidak Apa-apa, Silakan jadi Penonton yang Baik
Pada tahun 1949, Black Forest dinobatkan sebagai kue paling terkenal di Jerman pada urutan ke-13. Memasuki tahun 2006, pemerintah daerah Schwarzwald (atau Black Forest) mulai mengadakan festival di Todtnau setiap dua tahun sekali. Para pendukung festival, baik profesional maupun non-profesional, bersaing untuk membuat kue Black Forest yang lezat dengan hiasan yang menarik.
Baca Juga: PSI Buka Peluang Usung Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024
Belum dipastikan siapa yang membuat kue ini pertama kali. Namun meski begitu, kue ini tetap disukai dan juga masih menjadi hidangan favorit ketika merayakan momen-momen indah. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin